Aceh Besar (Waspada Aceh) – Wisata Alam Seulawah RG mulai menjadi salah satu destinasi favorit warga Aceh Besar dan Banda Aceh sejak resmi dibuka pada 14 Maret 2026.
Berada di kawasan pegunungan Desa Peurumping, Kecamatan Montasik, lokasi wisata ini menawarkan suasana alam sejuk dengan jarak tempuh sekitar 27 menit atau 19 kilometer dari Kota Banda Aceh.
Objek wisata bernuansa alam tersebut menghadirkan berbagai fasilitas rekreasi keluarga seperti kolam renang, taman bermain anak, camping ground, warung kopi hingga pusat kuliner.
Namun, yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah keberadaan villa berwarna pink berbentuk love yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Villa dua tingkat itu menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto sekaligus menikmati panorama alam dari ketinggian.
Dari kawasan wisata, pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Banda Aceh, Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda hingga hamparan laut di kejauhan.
Penanggung jawab wisata, Askar Mulia Abdillah atau yang akrab disapa Bram, mengatakan jumlah pengunjung terus meningkat sejak lokasi wisata tersebut dibuka.
“Kalau akhir pekan biasanya ramai dari siang sampai sore. Banyak juga yang datang menunggu sunset,” kata Bram saat ditemui, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Bram, konsep wisata itu memang dirancang sebagai lokasi rekreasi keluarga sekaligus tempat staycation bernuansa alam pegunungan.

Selain villa pink love, pengelola juga menyediakan villa putih dan villa ungu dengan kapasitas dua orang dewasa dan tiga anak. Sementara villa pink love memiliki kapasitas lebih besar yang dapat menampung hingga enam sampai tujuh orang dewasa.
Villa-villa tersebut disewakan dalam paket keluarga yang sudah termasuk sarapan pagi dengan tarif mulai Rp500 ribu hingga Rp2 juta, tergantung jenis villa dan waktu pemesanan.
“Kalau akhir pekan biasanya lebih ramai dan sering penuh, terutama untuk camping dan penginapan,” ujarnya.
Bram menambahkan, pengelola berencana terus mengembangkan kawasan wisata itu dengan menghadirkan sejumlah fasilitas baru, salah satunya wisata berkuda.
“Kedepan akan ada tambahan wahana wisata berkuda supaya pengunjung punya lebih banyak pilihan aktivitas,” katanya.
Pantauan di lokasi, pengunjung mulai berdatangan sejak pagi untuk menikmati udara pegunungan yang sejuk. Menjelang sore, kawasan wisata semakin ramai oleh wisatawan yang ingin menikmati panorama matahari terbenam.
Salah seorang wisatawan asal Sigli, Kabupaten Pidie, Rina mengaku tertarik datang setelah melihat lokasi wisata tersebut di media sosial.
“Saya datang bersama keluarga karena lihat di media sosial. Tempatnya bagus dan cocok untuk wisata keluarga karena ada permainan anak juga,” ujar Rina.
Meski demikian, ia berharap akses jalan menuju lokasi wisata dapat terus diperbaiki karena sebagian jalur masih berbatu.
“Semoga akses jalannya semakin bagus supaya pengunjung lebih nyaman,” katanya. (*)



