Kamis, Februari 5, 2026
spot_img
BerandaProfilLahirkan 3 Hafiz Qur’an, Keluarga Wartawan Waspada Kembali Antar Putra ke Turki

Lahirkan 3 Hafiz Qur’an, Keluarga Wartawan Waspada Kembali Antar Putra ke Turki

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Senyum haru tak bisa disembunyikan dari wajah Teuku Mansursyah, wartawan senior Harian Waspada di Banda Aceh, saat putra bungsunya, Teuku Ahmad Hafiz, resmi diwisuda sebagai hafiz Qur’an 30 juz.

Bertempat di Ponpes Sulaimaniyah Afdhalul Akbar, Aceh Tamiang, Sabtu (20/9/2025), Hafiz bersama 15 temannya tampil dalam acara “Khatmil Qur’an Tasmi’.

Setoran terakhir Juz 30, dirangkai dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan KS, pendiri Pesantren Sulaimaniyah dunia.

Teuku Ahmad Hafiz, warga Gampong Lam Ara Eungkit, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, merupakan putra bungsu pasangan Teuku Mansursyah dan almarhumah Ida Muslim. Ia mampu menuntaskan hafalannya dalam waktu 2 tahun 9 bulan, menggunakan Metode Hafalan Turki Utsmani, sambil menempuh pendidikan setingkat SMA di Ponpes Sulaimaniyah Kutacane.

Teuku Ahmad Hafiz bukanlah yang pertama di keluarganya. Dua abang kandungnya lebih dulu menapaki jalan serupa.

Teuku Ahmad Syakir meraih hafalan 30 juz pada 2016 di Ponpes Sulaimaniyah Habibie Center, Aceh Besar. Ia menamatkan studi agama di Turki tahun 2020.

Teuku Zakiyul Fuad, menyelesaikan pendidikan di UIN Ar-Raniry dan Ponpes Mahasiswa Sulaimaniyah Aceh pada 2019, kemudian melanjutkan ke Turki hingga selesai pada 2022.

Kini keduanya mengabdi di cabang Pondok Pesantren Sulaimaniyah yang berada di Kota Padang dan Palembang.

Menyusul Jejak ke Turki

Selepas wisuda, Ahmad Hafiz mengikuti program Pra-Tadris di Aceh Tamiang selama enam bulan, fokus mempelajari Bahasa Turki.

Setelah menyelesaikan program tersebut, Hafiz akan melanjutkan program studinya ke cabang Pesantren Sulaimaniyah yang akan ditentukan nantinya untuk mengikuti program Tadris dengan durasi waktu selama satu tahun untuk pemantapan Bahasa Arab (Sharaf dan Nahwu) dan Bahasa Turki.

Selesai dari program tersebut, baru mereka diberikan beasiswa untuk melanjutkan program studi yang lebih tinggi dan mendalam di Negara Dua Benua (Türkiye) dengan durasi waktu selama lebih kurang tiga tahun.

Adapun pelajaran yang akan mereka pelajari sesampainya disana adalah, Ilmu Tauhid, Ilmu Qiraat, Tasawwuf, Fiqh Empat mazhab, Ushul Fiqh, Tafsir, Ushul Hadits, Ilmu Faraid, Ilmu Mantiq, Sirah Nabawiyah, Ilmu Balaghah, Ilmu Sharaf dan Nahwu.

Kemudian, setelah mereka menyelesaikan pendidikannya, mereka akan dikirimkan ke seluruh cabang Pesantren Sulaimaniyah yang ada di dunia untuk mengajarkan dan menyebarkan Agama Islam.

Pimpinan Ponpes Sulaimaniyah Afdhalul Akbar Aceh Tamiang Abi Haikal Busaini, kepada para wisudawan menekankan, bahwa, kesuksesan anak-anak kita ibarat “cinta segi tiga”.

Artinya, kemauan oleh sang anak sendiri, kemudian perhatian dari abi (ustadz) dan doa dari orang tua. Cinta segi tiga inilah yang merupakan kesuksesan bagi anak, ungkap Abi Haikal.

“Hari ini adalah hari penuh keberkahan dan kebahagiaan. Kita menyaksikan anak-anak kita, para penghafal Qur’an telah menyelesaikan hafalan mereka, dan siap melanjutkan perjalanan ilmu mereka ke negeri Turki-negeri yang memiliki sejarah besar dalam dunia islam dan ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Abi Haikal dalam tausiyahnya menekankan, perjalanan para hafiz bukan semata menuntut ilmu, tetapi juga misi dakwah.

“Kalian adalah pegawai Allah SWT, pegawai Rasulullah SAW, pegawai Kitabullah. Kalian pergi bukan hanya sebagai pelajar, tapi sebagai wakil bangsa dan umat Rasulullah SAW. Jagalah adab, akhlak, semangat, dan hafalan kalian,” pesannya, mengutip nasihat Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan KS.

Anak-anakku, fahamilah, bahwa kalian bukan hanya berangkat sebagai pelajar. Kalian adalah wakil bangsa dan wakil umatnya Rasulullah SAW. Oleh karena itu, jagalah adab, jagalah akhlak, jagalah semangat dan jagalah hafalan kalian untuk menyempurnakan diri sebagai pribadi yang bermanfaat untuk umat dan agama, demikian kata Abi Haikal. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER