Banda Aceh (Waspada Aceh) – Manajemen Parkside Hotel Group resmi merotasi dan mutasi jajaran General Manager (GM) secara nasional yang efektif berlaku mulai 1 Mei 2026.
Kebijakan ini dipimpin langsung oleh Presiden Direktur, Mugi Harjo, sebagai bagian dari strategi penguatan kinerja bisnis dan pengembangan pasar di sejumlah unit hotel.
Salah satu rotasi strategis menempatkan Noersyam Akhmad sebagai Cluster General Manager Portola Grand Arabia Banda Aceh. Ia akan membawahi pengembangan Sales & Marketing untuk tiga unit sekaligus, yakni Portola Grand Arabia Banda Aceh, Portola Arabia Banda Aceh, serta Portola Grand Renggali Takengon.
Penunjukan ini bukan tanpa alasan. Noersyam dikenal sebagai spesialis dalam membenahi performa hotel, terutama dari sisi pemasaran dan penguatan sumber daya manusia (SDM). Sebelumnya, ia sukses membawa peningkatan signifikan pada Parkside Meuligoe Hotel dan Portola Tiara Hotel Meulaboh.
Bahkan, rekam jejaknya di Parkside Takengon juga dinilai berhasil mendorong pertumbuhan bisnis hotel secara konsisten.
“Penugasan ini merupakan bagian dari upaya perbaikan dan akselerasi kinerja, sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya di Takengon dan Meulaboh,” demikian keterangan internal manajemen.
Selain Noersyam, rotasi juga mencakup sejumlah GM lainnya. Eddy Suhedy yang sebelumnya menjabat GM Portola Grand Arabia Banda Aceh dipindahkan menjadi GM Parkside Meuligoe Hotel Meulaboh. Sementara itu, Zainal Mutaqin yang sebelumnya memimpin Portola Arabia Banda Aceh, kini menjabat GM Portola Tiara Hotel Meulaboh.
Di sisi lain, Abdul Rahman yang sebelumnya menjabat GM Parkside Waena Papua, dipercaya untuk mengisi posisi GM di Portola Grand Renggali Takengon.
Proses serah terima jabatan dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026 dan dipimpin langsung oleh Syahrizal Harris. Acara tersebut juga akan dihadiri oleh sejumlah pemilik hotel, di antaranya Cut Dari Elfinta dan Teuku Ferdiansyah.
Manajemen berharap rotasi ini dapat mempercepat transformasi bisnis dan meningkatkan daya saing unit-unit hotel di bawah jaringan Parkside dan Portola, khususnya di wilayah Aceh. (*)



