Kamis, April 18, 2024
Google search engine
Beranda99 Pengungsi Etnis Rohingya di Aceh Resmi dalam Perlindungan UNHCR

99 Pengungsi Etnis Rohingya di Aceh Resmi dalam Perlindungan UNHCR

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Sedikitnya 99 orang etnis Rohongya yang terdampar di Aceh Utara, kini dinyatakan resmi berstatus pengungsi dan berada di bawah perlindungan the UN Refugee agency (UNHCR) Indonesia.

“Mereka semua resmi menjadi pengungsi di bawah mandat perlindungan UNHCR Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Kamis (23/7/2020).

“UNHCR telah selesai melakukan proses registrasi terhadap 99 migran Rohingya,” lanjut Retno.

Berita Terkait: Pengungsi Etnis Rohingya Direlokasi ke Gedung BLK Lhokseumawe

Retno merinci jumlah pengungsi etnis Rohingya tersebut terdiri dari 72 perempuan dan 27 laki-laki. Menlu juga memastikan kondisi kesehatan para pengungsi dalam keadaan baik dengan melakukan tes COVID-19.

Begitu pun, Kemlu akan tetap melakukan langkah antisipasi dengan mengawasi agar para pengungsi tetap menjalankan protokol kesehatan. Kata Retno, pihaknya juga membatasi interaksi pengungsi dengan masyarakat lokal.

Retno mengungkapkan pengungsi etnis Rohingya itu terdiri dari 72 orang perempuan, di mana ada 31 dewasa dan 41 anak. Kemudian ada pengungsi laki-laki yang berjumlah 27 orang yang terdiri dari 16 dewasa dan 11 anak-anak.

Berita Terkait: 100 Pengungsi Rohingya Akhirnya Direlokasi ke Kantor Imigrasi

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, sekitar 99 pengungsi etnis Rohingya, pada Kamis malam (26/6/2020), sudah direlokasi ke gedung kantor lama Imigrasi di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Selanjutnya dari bekas kantor Imigrasi, mereka direlokasi ke gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Gampong Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Jumat sore (10/7/2020).

Sebelum direlokasi, para pengungsi Rohingya ini dievakuasi ke daratan Pantai Lancok Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, oleh warga setempat. Warga sempat melakukan aksi protes meminta agar para pengungsi itu segera diselamatkan, setelah sebelumnya sempat ditolak mendarat oleh aparat. Bahkan kapal para pengungsi sempat ditarik kembali ke lautan oleh aparat setempat.

Berita Terkait: 94 Warga Etnis Rohingya Terdampar di Perairan Aceh Utara

Warga Rohingnya itu ditemukan nelayan Aceh yang sedang melaut. Para nelayan melihat para pengungsi itu terombang-ambing di laut lepas. Kapal motor yang mereka tumpangi bahkan nyaris tenggelamm sehingga mereka dievakuasi ke kapal motor milik nelayan Aceh. (riri)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER