Ustadz Somad Kunjungi Habib Rizieq di Megamendung

    BERBAGI
    Pendakwah kondang, H.Ustadz Abdul Somad yang akrab dipanggil UAS. (Foto/dok/waspadaaceh.com)

    Jakarta – Ustadz Abdul Somad (UAS) mengaku tidak menyangka penyambutan terhadap kepulangan Imam Besar FPI (Front Pembelas Islam), Habib Rizieq Shihab, begitu meriah bahkan menyebabkan lautan manusia.

    Ustadz kondang asal Provinsi Riau ini mengatakan, simpatisan Rizieq itu datang karena kecintaannya terhadap pentolan FPI itu. Bahkan, kata dia, hingga hari ketiga sejak kedatangan Rizieq, simpatisan yang datang untuk menyambut pemimpin tertinggi FPI itu masih melimpah.

    Ustadz Abdul Somad datang bertemu Habib Rizieq di Pesantren Alam dan Agrokultural Markas Syariah FPI Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat siang (13/11/2020). Usai menjalankan ibadah shalat Jumat, sekitar pukul 13.00 WIB, UAS menyampaikan tausiah di hadapan Rizieq dan ratusan orang berpakaian putih.

    Sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia.com, UAS memberikan tausiah tentang khilas balik perjuangan Nabi Muhammad SAW, beserta para sahabat. Saat menyinggung silsilah keturunan atau dzurriyat nabi, dia pun sempat menangis dan mengaku miris melihat fenomena keturunan nabi yang pada masa kini mengalami penghinaan dan cacian dari banyak pihak.

    “Wahai para pendosa, pezina, peminum khamr, kalau kalian belum mampu bertaubat dan beramal soleh, paling tidak jangan kalian sakiti dzurriyat Rasulullah SAW, jangan kalian keluarkan kata-kata fitnah,” ujar UAS.

    Berita Terkait: Rizieq Shihab Tiba di Bandara Soetta, Pendukung Lantunkan Salawat dan Gemakan Takbir

    Pada kesempatan itu UAS menceritakan sekilas perjalanannya menuju Megamendung hari ini untuk menemui Rizieq. Dia mengatakan, sejak Subuh sudah melakukan perjalanan. Tapi kemudian mengalami kemacetan sebagai imbas banyaknya simpatisan Rizieq. Akhirnya dia berjalan kaki menuju Pesantren Megamendung untuk bertemu Rizieq.

    UAS mengaku tak menyangka penyambutan atas kepulangan Rizieq sejak Selasa (10/11/3030) hingga Jumat hari ini, menyebabkan lautan massa di berbagai titik ibu kota.

    Merespons pernyataan UAS, Rizieq pun mengaku awalnya tak mengira seremonial penyambutannya akan menghadirkan ribuan massa. Namun ia meyakini, fenomena itu terjadi karena saat ini kerukunan antarorganisasi kemasyarakatan Islam hingga majelis taklim sudah mulai terjalin.

    “Jadi ini semua adalah ilham Ilahi, sampai di pintu gerbang bandara [Soekarno Hatta] lautan manusia luar biasa. Dan, ini tidak mungkin terjadi begitu saja, ini karunia Allah. Ini terjadi karena adanya motivasi, adanya konsolidasi, koordinasi, antarpondok pesantren, masjid, ormas Islam termasuk majelis taklim,” tutur Rizieq. (**)

    BERBAGI