Beranda Aceh Ustadz Indra Hasibuan: Hamba Paling Hina Bawa Urusan Dunia ke dalam Shalat

Ustadz Indra Hasibuan: Hamba Paling Hina Bawa Urusan Dunia ke dalam Shalat

BERBAGI
Pengurus dan anggota Puspakata Aceh foto bersama usai peringatan Isra Mikraj Minggu (14/3/2021 di kawasan TVRI Jalan Mata Ie Aceh Besar. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) –¬† Puspakata (Paguyuban Sosial dan Pengajian Tapanuli) Aceh, mengadakan peringatan Isra Mikraj dengan menghadirkan penceramah Gunawan Indra Hasibuan, pimpinan Muamalat Solidarity Boarding School Jantho Aceh Besar.

Kegiatan yang dilaksanakan di depan TVRI Jalan Matai, Aceh Besar, Minggu (14/03-2021), dihadiri pengurus dan anggota Puspakata Aceh, dengan penceramah ustadz Gunawan Indra Hasibuan.

Pada kesempatan itu ustadz Indra mengupas tentang perintah shalat dalam perjalanan Isra Mikraj nabi besar Muhammad SAW hingga ke Sidratul Muntaha menemui Allah Azza Wa Jalla. Saat itu turun perintah shalat lima waktu dari sebelumnya 50 kali dalam sehari semalam.

Begitu pentingnya mendirikan shalat, disebutkan Indra Hasibuan, sehingga akan sia-sia atau tidak berarti pekerjaan baik dengan ibadah lainnya, apabila kita meninggalkan shalat. Karena itu melalui peringatan Isra Mikraj ini, katanya, menjadi momentum memperdalam ibadah shalat.

Selain membaca kitab suci Alquran dan melaksanakan shalat secara benar dengan khusuk. Dia menyebutkan, hamba yang paling hina adalah membawa urusan dunia ke dalam shalatnya.

Bagaimana cara bila shalat belum khusuk? Ustadz Indra Hasibuan menyebut bermohon ampun dengan membaca istiqfar bila pikiran melenceng ke urusan dunia. Dia juga menyebutkan upaya mendapatkan shalat khusuk yang diajarkan oleh para mendahulu.

Masih seputar shalat, ustadz Indra Hasibuan kembali mengingatkan keutamaan shalat berjamaah.

Selain mendapat pahala 27 derajat, lanjut ustadz Indra, masih mendapat bonus melangkah ke masjid dan pahala silaturahmi. Sedangkan shalat sendirian, belum tentu mendapat 1 derajat, karena bisa berkurang apabila bacaan saat shalat kurang khusuk.

Ketua Puspakata Aceh, Ahmad Husein Sidabutar, ketika  memberi sambutan awal menyebut bahwa jumlah anggota Puspakata di Aceh sekitar 300 KK. Dia tak lupa berterima kasih kepada donatur dan panitia yang telah menyukseskan peringatan Isra Mikraj.

Usai ceramah, acara ditutup dengan makan siang bersama dengan menu daging sapi kuah beulangong dan menu lainnya. (B01)

BERBAGI