Beranda Life Style Meski Harga Jeruk Mahal, Permintaan di Aceh Tinggi

Meski Harga Jeruk Mahal, Permintaan di Aceh Tinggi

BERBAGI
Toko RD Buah Lambaro yang berlokasi di Jl. Rel Kereta Api, Lambaro, Aceh Besar. (foto/Cut Nauval Dafistri)

Banda Aceh (Waspada Aceh ) – Harga buah jeruk di Aceh mengalami kenaikan. Tapi meskipun harga buah ini mahal namun permintaan dari konsumen tetap tinggi.

Pengelola grosir dan eceran buah di Lambaro, Aceh Besar, Muntahar, 42, mengatakan kepada Waspadaaceh.com, Sabtu (13/3/2021), saat ini harga buah lokal termasuk stabil, namun khusus harga buah jeruk melonjak.

“Dalam pekan terakhir harga jeruk memang sedang melonjak, karena mungkin sedang tidak musim panen di Berastagi Sumatera Utara. Buah yang paling banyak laku saat ini juga buah jeruk,” kata Muntahar.

Pengelola toko RD Buah di Lambaro ini menambahkan, harga jeruk untuk grosir tergantung dengan ukuran buah mulai Rp12.000 hingga Rp20.000/Kg. Sebelumnya, harga grosir untuk jeruk mulai Rp10.000 hingga Rp14.000/Kg.

Toko RD Buah Lambaro tersebut tidak hanya menyediakan buah dengan harga grosir, namun juga menjual buah eceran yang berdampingan. Harga jeruk eceran saat ini, kata Muntahar, Rp15.000 hingga Rp30.000/Kg. Sebelumnya harga buah jeruk eceran mulai Rp12.000 hingga Rp20.000 an.

Pemasokan jeruk setiap harinya, kata Muntahar, sebanyak 50 keranjang atau sekitar 2,5 ton.

Muntahar menambahkan, toko RD Buah Lambaro yang berlokasi di Jl. Rel Kereta Api, Lambaro, Aceh Besar, itu merupakan toko buah grosir dan eceran termurah di Banda Aceh dan Aceh Besar. Karena itu, kata dia, banyak pedagang buah eceran yang membeli buah di toko miliknya.

Dia juga mengungkapkan, tidak hanya harga jeruk yang melonjak, untuk buah impor seperti pir, apel fuji, anggur dan buah lainnya juga mengalami kenaikan hingga 10 persen.

“Karena sekarang barang agak mahal, pembeli buah impor juga sedikit,” ungkap Muntahar.

Muntahar mengatakan dia menjual buah-buahan tersebut rata-rata dipasok dari Sumatera Utara.

“Buah rata-rata kami beli dari Medan termasuk buah impornya, jadi harganya juga tergantung di Medan,” tuturnya.

Sementara itu pedagang buah eceran lainnya, Jalal, 55, mengatakan bahwa harga buat lokal juga termasuk stabil kecuali buah jeruk yang mengalami kenaikan.

“Kalau harga buah lokal untuk saat ini masih stabil, kecuali buah jeruk yang melonjak. Karena jeruknya dari Berastagi, mungkin berdampak dari Gunung Sinabung yang beberapa hari ini erupsi,” tutur Jalal saat ditemui Waspadaaceh.com di tokonya di Peunayong Banda Aceh, Sabtu (13/3/2021). (Cut Nauval Dafistri)

 

 

BERBAGI