Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaAcehTerkait Rekrutmen THL Guru di Aceh Jaya, Dewan akan Panggil Disdik

Terkait Rekrutmen THL Guru di Aceh Jaya, Dewan akan Panggil Disdik

Calang (Waspada Aceh ) – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya, Irwanto SP mengingatkan Dinas Pendidikan (Disdik) tidak main curang terkait seleksi rekrutmen tenaga guru honorer di lingkungan Pemkab setempat.

“Kami ingatkan Kadis Pendidikan Aceh Jaya sebagai penyelenggara untuk tidak main curang terkait seleksi berbasis CAT untuk calon tenaga guru honorer,” ungkap Irwanwo NP kepada Waspadaaceh.com, Senin (17/2/2020) di Calang.

Irwanto mengaku, pihaknya selaku perwakilan rakyat tetap akan berada di pihak rakyat (peserta) bila nantinya ada yang terzalimi, dewan akan mengusut tuntas jika memang ditemukan praktek curang.

“Besok (Selasa 18/2/2020) Komisi A DPRK akan memanggil pihak dinas untuk membahas terkait rekrutmen Tenaga Harian Lepas (THL) guru tahun 2020,” ujar Irwanto

Menurutnya, seleksi yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Aceh Jaya berbasis CAT merupakan strategi yang tepat untuk rekrumen guru honorer.

Selain menguji kapasitas calon pengajar, juga nantinya akan menghasilkan peserta didik yang berkualitas di Aceh Jaya.

“Jadi, jangan ada permainan saat penentuan kelulusan. Biar hasil murni yang menentukan siapa yang berhak lulus dan tidak lulus,” tegas Irwanto.

Dia juga mempertanyakan hasil seleksi berbasis komputer tersebut, apakah diambil bedasarkan nilai tertinggi atau titipan.

“Jika nanti ada temuan kecurangan silakan mengadu ke saya dengan membawa bukti-bukti kecurangan panitia. Misal, jumlah nilai atau bahkan ada yang tidak ikut seleksi tapi tetap mendapat SK,” ujar Irwanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Jaya, Abdul Jabar, yang dijumpai di ruang kerjanya, membenarkan pihaknya akan diundang oleh Komisi A DPRK terkait THL tenaga guru di lingkungan Pemkab Aceh Jaya.

“Iya besok (Selasa) kita diundang oleh Komisi A untuk membahas THL Tenaga Guru jam 09.00 WIB pagi,” ungkap Jabar

Sementara, untuk agenda apa saja yang akan dibahas, dia mengaku belum tahu persis. Namun dia mengungkapkan, pemanggilan tersebut mengenai proses rekrutmen THL.

“Untuk agendanya, saya belum tau apa aja, namun yang jelas terkait rekrut THL,” ujar Jabar.

Selain itu, Jabar mengaku sudah bekerja profesional dalam rangka rekrut tenaga guru honorer untuk tingkat TK, SD dan SMP. Sedangkan untuk nilai seleksi tetap diambil dari perolehan nilai tertinggi, sesuai kuota yang dibutuhkan.

“Nanti kita akan umumkan nama-nama yang lulus seleksi, baik seleksi materi sistem CAT maupun seleksi dokumen berupa masa kerja (SK) kontrak bupati sebelumnya,” jelas Jabar.

Sejauh ini, tambahnya, belum ada kendala apa pun, hanya saja ada beberapa kuota mata pelajaran yang buka, tidak ada peminat.

Untuk tahun depan, akan diadakan seleksi kembali, supaya lebih terbuka dan kompeten dalam merekrut tenaga pendidik.

“Kalau bisa seleksi seperti ini tetap kita lanjutkan, namun rentang waktu yang harus diatur, baik itu 2 tahun sekali atau 3 tahun sekali,” pungkasnya. (Zammil)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER