Kamis, Juli 25, 2024
Google search engine
BerandaTentara Ngamuk di Mall, Korban Tewas Jadi 26 Orang

Tentara Ngamuk di Mall, Korban Tewas Jadi 26 Orang

Bangkok — Kepolisian Thailand mengatakan, jumlah korban terus bertambah, dalam insiden penembakan terhadap warga sipil, menggunakan senapan mesin oleh seorang tentara di sebuah pusat perbelanjaan (mall).

Data resmi polisi melaporkan, tercatat sedikitnya 26 orang tewas dan 42 korban lainnya luka-luka. Sebelumnya dilaporkan korban tewas 20 orang.

Polisi meyakini, tersangka yang diidentifikasi sebagai Sersan Mayor Jakrapanth Thomma, masih bersembunyi di ruang bawah tanah Mall Terminal 21 di Kota Korat, timur laut Thailand. Insiden penembakan membabi-buta oleh tersangka, terjadi pada Sabtu (8/2/2020) waktu setempat.

Dikutip dari laman nbcnews.com, polisi dan militer Thailand sudah dikerahkan untuk memburu tersangka, kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Kongcheep Tantravanich, Minggu (9/2/2020). Penembak jitu juga disiapkan pada titik-titik yang memungkinkan tersangka bisa melarikan diri.

Kata polisi di Thailand kepada NBC News, mereka yang terbunuh, 16 tewas di tempat dan lainnya tewas setelah mendapat perawatan akibat luka yang serius. Kementerian Kesehatan Thailand mengumumkan, 31 orang lainnya terluka, dengan empat orang menjalani operasi darurat dan enam lainnya ditempatkan dalam perawatan intensif.

Minggu dini hari waktu setempat, semburan tembakan otomatis terdengar dari dalam pusat perbelanjaan, ketika pasukan keamanan Thailand tiba-tiba masuk untuk membebaskan ratusan orang yang telah terperangkap di dalam mall itu. Namun tersangka masih belum ditemukan, dan korban lainnya masih terjebak di dalam.

Pihak berwenang belum memberikan keterangan berapa banyak orang yang masih terjebak di dalam mall.

Informasi Terbaru

Informasi terbaru pada Minggu pagi, para petugas kemanan dilaporkan mengepung dan menyerbu mal Terminal 21, waktu fajar, di tengah bunyi rentetan tembakan. Petugas juga mengepung dan menyerbu lantai dasar mall, di mana tersangka yang diidentifikasi sebagai Sersan Mayor Jakrapanth Thomma, bersembunyi.

“Dia ditembak mati tiga puluh menit yang lalu (200 GMT), ” kata kepala Divisi Penindakan Kejahatan Jirabhob Bhuridej kepada kantor berita AFP.

Juru bicara polisi mengatakan, komando dari pasukan khusus polisi Thailand berhasil melumpuhkan pria bersenjata senapan mesin itu, setelah operasi selama beberapa jam, yang melibatkan ratusan petugas kemanan, baik polisi mau pun militer. (**)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER