Beranda Nasional Tenggelamnya Kapal di Danau Toba: Sedikitnya 34 Orang Sudah Dievakuasi

Tenggelamnya Kapal di Danau Toba: Sedikitnya 34 Orang Sudah Dievakuasi

BERBAGI
Salah seorang korban KM Sinar Bangun yang berhasil dievakuasi dan kini dalam perawatan intensif di Tigaras, Simalungun. (Foto/Ist)
Salah seorang korban KM Sinar Bangun yang berhasil dievakuasi dan kini dalam perawatan intensif di Tigaras, Simalungun. (Foto/Ist)

Medan (Waspada Aceh) – Hingga Senin malam ini (18/6/2018) sekitar pukul 20:00 Wib, sumber di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebutkan, sedikitnya 33 orang korban tenggelamnya kapal kayu, KM. Sinar Bangun, di Danau Toba, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, 1 korban lainnya tewas.

Daftar korban yang belum ditemukan. (Foto/Ist)
Daftar korban yang belum ditemukan. (Foto/Ist)

“33 Korban selamat, dan 1 orang meninggal. Ini data sementara,” kata sumber tersebut. Kini para korban berada dalam perawatan intensif di beberapa rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tapi sumber lainnya menyebutkan, hingga hari ini baru sekitar 22 orang yang berhasil dievakuasi, dengan rincian 19 orang selamat dan 3 lainnya tewas.

“Kini keluarga para korban memenuhi beberapa rumah sakit dan banyak juga yang menunggu di dermaga,” kata seorang wartawan yang berada di Tigaras, Simalungun.

Sebuah kapal kayu, KM Sinta Damai, dilaporkan berhasil menyelamatkan beberapa orang korban yang terapung dalam kondisi lemah. Kini para korban dalam perawatan di Tigaras, Simalungun. Sementara laporan lain menyebutkan, tim penyelamat lain juga berhasil mengevakuasi sebagian korban yang kini dirawat di Simanindo, Samosir.

Sedangkan kapal KMP Sumut 1 dan KMP Sumut 2, yang diturunkan melakukan pencarian para korban di perairan Danau Toba tersebut. KMP Sumut 2 berhasil mengevakuasi 3 orang dalam kondisi selamat, sedangkan KMP Sumut 1 mengevakuasi 1 orang korban dalam kondisi selamat dan 1 korban tewas.

Daftar nama sementara korban selamat yang teridentifikasi; Muhammad Fitri,21, (penduduk Indrapura), Heri Nainggolan,23, (Panitongah), Jamuda,17, (Parbungabunga), Juwita (Serbelawan), Hernando Lingga, 24, (Deliserdang), Rahman Syahputra, 22, (Batubara) dan Santika,20 tahun.

Salah seorang korban menyebutkan, sebelum kapal terbalik karena dihantam gelombang, air sudah mulai memasuki bagian dalam kapal. Jumlah penumpang menurutnya cukup padat, baik yang berada di lantai bawah, lantai dua mau pun lantai tiga.

“Pada saat kapal dihantam ombak, kapal langsung miring ke kanan dan terbalik, melempar penumpang yang berada di tingkat tiga kapal,” ujar saksi. (al-farizi

Baca Juga: http://waspadaaceh.com/2018/06/18/korban-kapal-tenggelam-di-danau-toba-terus-dalam-pencarian/

BERBAGI