Jumat, Juni 14, 2024
Google search engine
BerandaSidang Kasus Suap, KPK Hadirkan Wali Kota Medan Non Aktif untuk Saksi...

Sidang Kasus Suap, KPK Hadirkan Wali Kota Medan Non Aktif untuk Saksi Isya Anshari

Medan — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Wali Kota Medan non aktif, H.T.Dzulmi Eldin, untuk saksi terdakwa Isya Anshari dalam perkara suap di PN Tipikor Medan, Kamis (9/1/2020).

Eldin yang sudah dititipakan ke Rutan Tanjung Gusta Medan sejak Rabu (8/1/2020) itu, langsung diterbangkan kembali ke Jakarta usai memberikan kesaksian dalam sidang tersebut.

Sidang yang berlangsung di Ruang Cakra PN Medan, sejak pagi hingga sore, dengan menghadirkan terdakwa Isya Anshari, mengungkap sejumlah fakta.

Pantuan waspadaaceh.com di lokasi sidang, selain Dzulmi Eldin, hadir juga Asisten Pemerintahan Setda Kota, Mussadad, Sekretaris Dinas Pendidikan, Abdul Johan Batubara, mantan Kepala Dinas Pendidikan, Hasan Basri. Mereka turut
memberikan keterangan sebagai saksi.

Dalam keterangannnya, Kepala Seksi di Dinas PU Medan, Fikri mengaku diperintahkan oleh Kepala Dinas PU Medan, Isya Anshari, untuk mengumpulkan uang fee proyek.

Saat itu, kata dia, uang fee proyek tersebut terkumpul hingga Rp6 miliar. “Uangnya dari teman-teman (kontraktor),” ujar Fikri saat bersaksi.

Ketua Majelis Hakim yang memimpin sidang tersebut, Abdul Aziz, kembali mencecar Fikri. Dia mempertanyakan siapa teman yang bersedia memberikan begitu banyak dana tanpa ada sesuatu di baliknya.

“Siapa teman-teman itu, saya mau lah jadi teman anda,” sindir hakim. “Macam-macam temannya,” tambah Fikri.

Hingga sidang selesai, Eldin yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu, sesekali mengumbar senyum sembari menyapa wartawan di ruangan. Dia tidak berkomentar apapun, namun meminta doa agar dia sehat walafiat.

Seusai sidang, Eldin langsung dikawal petugas KPK ke area belakang dekat ruang sidang yang kemudian memakai rompi kuning dan tangan terborgol.

Eldin dan tim KPK langsung masuk ke mobil Toyota Innova yang sudah terparkir di pintu gedung pengadilan, untuk selanjutnya menuju Bandara Kualanamu untuk terbang kembali ke Jakarta. Eldin diketahui menghuni Rutan Guntur, sebagai tahanan titipan KPK. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER