BerandaAcehSeorang Taruna Meninggal Dunia Korban Meledaknya Mesin Kapal Ferry Sabang-Banda Aceh

Seorang Taruna Meninggal Dunia Korban Meledaknya Mesin Kapal Ferry Sabang-Banda Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Berita duka menyelimuti seluruh jajaran Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Banda Aceh. Satu tarunanya, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dzainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Taruna tersebut menjadi salah satu dari 15 korban yang terluka bakar serius, akibat meledaknya kapal penyeberangan (ferry) Aceh Hebat II yang melayani rute Sabang-Banda Aceh (PP).

Seperti diketahui, ruang mesin kapal itu meledak pada pekan lalu, Jumat (12/6/2026), saat sudah berada di Pelabuhan Ulee Lheu, kemudian 14 taruna bersama 1 orang kepala kamar mesin masuk ke dalam untuk praktikum. Naas, 15 orang menjadi korban luka dan dilarikan ke RSUDZA hingga kini masih dalam penanganan.

Mengutip informasi dari laman akun medsos IG resmi milik Poltekpel Aceh di @poltekpelaceh. Kabar duka disiarkan dengan ucapan belasungkawa mendalam atas meninggalnya taruna tersebut menjadi salah satu korban.

“Direktur beserta seluruh Civitas Akademika Politeknik Pelayaran Malahayati menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi pada KMP Aceh Hebat 2 dari PT ASDP dan menimpa sejumlah taruna Poltekpel Malahayati.” tulis informasi dalam akun itu.

“Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius bagi kami, mengingat keselamatan dan keamanan taruna merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun pengabdian yang melibatkan peserta didik.”

“Sejak kejadian berlangsung, tim yang bertugas di lapangan bersama unsur terkait segera melakukan langkah-langkah penanganan secara cepat dan terkoordinasi. Seluruh korban yang terdampak telah mendapatkan pertolongan, evakuasi, serta penanganan medis sesuai dengan kondisi masing-masing.

Proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip keselamatan dan kemanusiaan agar para korban dapat memperoleh bantuan secara tepat dan optimal.”

“Seluruh Civitas Akademika Poltekpel Malahayati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban agar diberikan kekuatan, kesembuhan, dan perlindungan, serta berharap seluruh proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar.”

“Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan, keselamatan, dan kepedulian terhadap sesama dalam setiap aktivitas yang dijalankan.
#bijakbermobilitas” tulis akun diakhir.

Hingga kini belum ada keterangan resmi, dari pihak berwenang untuk informasi terkait meninggalnya salah satu korban tersebut.

Korban diketahui bernana Fakhri Hendico, 19, asal dari Binjai, Taruna Pelayaran Poltekpel Malahati. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER