Beranda Aceh Selama Maulid Nabi, Harga Ayam di Lhokseumawe Naik Drastis

Selama Maulid Nabi, Harga Ayam di Lhokseumawe Naik Drastis

BERBAGI
Salah seorang pedagang ayam potong di pasar tradisional Kota Lhokseumawe, Mahrizal, sedang menunjukkan ayam yang dijuaknya. (Foto/Syaiful).

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Harga ayam potong dan ayam kampung di pasar tradisonal Kota Lhokseumawe dan sekitarnya naik drastis, selama bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kenaikan harga ayam tersebut mencapai dua puluh persen.

Pengamatan Waspadaacrh.com di pasar tradisonal Kota Lhokseumawe, Senin (16/11/2020), meskipun harga ayam naik, antusias masyarakat tetap seperti biasa. Karena perjamuan makan-makan, menjadi kebiasaan atau tradisi masyarakat setiap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Salah seorang pedagang ayam di pasar tradisional Kota Lhokseumawe, Mahrizal menyebukan, kenaikan harga ini sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Namun pembelinya tetap seperti biasa karena sudah kebutuhan.

“Saat ini kita jual ayam potong Rp60 ribu per ekor sebelumnya harga Rp40 ribu per ekor. Rata-rata beratnya 2 kilogram lebih, artinya dalam perkilogram naik berkisar Rp10 ribu. Sedangkan ayam kampung harganya kita jual Rp60-70 per ekor, menurut ukuran besarnya, sebelumnya Rp50 per kilogram,” kata Mahrizal.

Menurutnya, walau harganya naik, tapi keuntungan para pedagang lebih sedikit. Keuntunganya hanya Rp3000 sampai dengan Rp5000 per ekor, modal besar keuntungan kecil, ujarnya. Sebaliknya, keuntunganya lebih besar diperoleh pedagang sebelum harganya naik. (Syaiful).

BERBAGI