BerandaAcehRibuan Warga, Tokoh/Pejabat dan Mantan Menteri Ikut Shalat Jenazah Mantan Gubernur Aceh...

Ribuan Warga, Tokoh/Pejabat dan Mantan Menteri Ikut Shalat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ribuan warga yang terdiri dari kerabat, tokoh masyarakat, pejabat negara, hingga tokoh ulama memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu sore (13/6/2026) untuk melaksanakan salat jenazah almarhum Dr. H. Zaini Abdullah. Prosesi dimulai tepat setelah shalat Ashar, sekitar pukul 16.15 WIB.

Almarhum yang akrab disapa Abu Doto merupakan mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017. Ia berpulang ke Rahmatullah pada usia 86 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Setelah selesai dishalatkan di masjid yang menjadi lambang kebanggaan masyarakat Aceh, jenazah segera diberangkatkan menuju kampung halamannya di Gampong Trubueh, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, untuk dimakamkan.

Dalam sejarah perjalanan Aceh, Zaini Abdullah dikenal sebagai tokoh yang berwibawa dan karismatik. Ia pernah menjabat sebagai petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) serta menjadi salah satu tokoh kunci yang berperan besar dalam perundingan damai Helsinki tahun 2005, yang menjadi titik balik berakhirnya konflik berkepanjangan di tanah Aceh.

Hadir secara langsung mewakili kalangan nasional antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mantan Menteri Azwar Abubakar, serta mantan Menteri Hatta Rajasa. Dari kalangan tokoh masyarakat dan ulama tampak hadir Abi Lampisang, tokoh ulama terkemuka di Aceh.

Kehadiran juga tercatat dari kalangan pemerintahan dan perguruan tinggi: Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Rektor Universitas Islam Negeri Ar‑Raniry, serta Rektor Universitas Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat. Kehadiran berbagai lapisan ini menjadi bukti luasnya pengaruh dan penghormatan yang diterima almarhum selama hidupnya.

Hingga jenazah diberangkatkan, suasana di sekitar masjid tetap tertib namun dipenuhi rasa haru. Masyarakat yang tidak sempat masuk ke dalam bangunan masjid tetap menunggu di halaman luar untuk ikut mendoakan almarhum sebelum jenazah dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER