Jumat, Juni 14, 2024
Google search engine
BerandaAcehPT SBA dan FMIPA Kimia Unsyiah Serahkan Hand Santizer kepada Tim Gugus...

PT SBA dan FMIPA Kimia Unsyiah Serahkan Hand Santizer kepada Tim Gugus Tugas

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Mengingat akhir-akhir sulit untuk mendapatkan hand sanitizer dan kebutuhan medis lainnya, baik di Provinsi Aceh maupun provinsi lainnya di Indonesia, PT Solusi Bangun Andalas (SBA) bekerjasama dengan FMIPA Jurusan Kimia Unsyiah, telah memproduksi hand sanitizer sendiri.

“Alhamdulillah hari ini PT Solusi Bangun Andalas telah menyerahkan bantuan 40 botol hand sanitizer ukuran 500 ml kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penangangan COVID-19 Kabupaten Aceh Besar yang diterima langsung oleh Bapak Farhan AP – Wakil Ketua I Gugus Tugas COVID-19 Aceh Besar di Sekretariat Gugus Tugas Lambaro,” kata Durain Parmanoan, General Manager SBA, melalui siaran pers yang diterima Waspadaaceh.com, Minggu (29/3/2020).

Kata Durain, SBA bekerjasama dengan FMIPA Jurusan Kimia Unsyiah untuk memproduksi hand sanitizer tersebut. Karena sebagaimana dketahui, sudah sangat sulit mendapatkan hand sanitizer saat ini. Ocilianum hand sanitizer itu diproduksi oleh mahasiswa jurusan kimia FMIPA Unsyiah yang tergabung dalam tim One Eight, ujar General Manager SBA itu.

“Kami juga akan menyerahkan 40 botol hand sanitizer ukuran 500 ml ini kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Aceh dalam beberapa hari mendatang,” lanjut Durain.

Bantuan itu, kata Duarin, diharapkan dapat bermanfaat untuk membantu tim gugus tugas dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Aceh Besar dan Provinsi Aceh nantinya.

Katanya, hari Kamis 26 Maret 2020, SBA juga sudah menyerah-terimakan bantuan fasilitas cuci tangan kepada Puskesmas Kecamatan Lhoknga untuk membantu Puskesmas dalam mengedukasi masyarakat agar rajin mencuci tangan dan menerapkan gaya hidup sehat.

“Di lingkungan internal, kami juga terus melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19, yaitu dengan memasang bilik sterilisasi disinfektan di pabrik. Lalu tidak menerima kunjungan tamu asing dari manapun untuk membatasi penyebaran virus Corona, sementara waktu. Kami juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh seluruh karyawan, pekerja kontraktor, tenaga kerja asing (TKA) dan seluruh tamu yang berkunjung ke pabrik,” tegas Durain.

Durain melanjutkan, SBA juga sudah membatasi perjalanan dinas karyawan, menunda kegiatan atau rapat yang melibatkan banyak orang, dan memanfaatkan fasilitas daring seperti video conference dan lain-lain. Selain mengimbau dan sosialisasi mengenai pedoman hidup sehat kepada seluruh karyawan dan pekerja, SBA menyediakan fasilitas hand sanitizer dan wastafel lengkap dengan sabun pencuci tangan di lokasi-lokasi yang banyak dikunjungi oleh para pekerja.

“SBA juga sudah membentuk crisis management team COVID-19 dan telah melakukan sterilisasi seluruh area kerja di kawasan pabrik. Ini semua merupakan bentuk ikhtiar dan upaya kita bersama dalam menghentikan penyebaran virus Corona di Aceh dan Indonesia,” tutup Durain. (Ria)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER