Beranda Profil Prof.Dr.Syahrizal Abbas, MA, Ketua Komite Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa

Prof.Dr.Syahrizal Abbas, MA, Ketua Komite Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa

BERBAGI
Prof Dr Syahrizal Abbas MA

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Prof Dr.Syahrizal Abbas, MA, terpilih sebagai Ketua  Komite  Ruhul Islam Anak Bangsa, yaitu sekolah berbasis dayah modern yang berlokasi di Gue Gajah, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar,

Direktur Program Pasca Sarjana UIN Ar Raniry terpilih secara aklamasi pada acara pertemuan orang tua (wali) santri dengan pengurus dan Yayasan Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), Minggu (24/06/2018), di masjid madrasah tersebut.

Prof.Dr.Syahrizal Abbas,MA mewakili wali santri baru menyerahkan para santri kepada Kepala Sekolah RIAB, Suryadi di masjid dayah setempat, Minggu (24/06/2018). (Foto/Aldin NL)

Prof.Dr.Syahrizal Abbas,MA mewakili wali santri baru menyerahkan para santri kepada Kepala Sekolah RIAB, Suryadi di masjid dayah setempat, Minggu (24/06/2018). (Foto/Aldin NL)[/caption]

Masuk dalam komposisi kepengurusan yang akan disusun  kemudian, diantaranya sejumlah nama yang bergelar doktor seperti Dr Bustami dan Dr.Muhibuddin, termasuk anggota DPR Aceh dan jurnalis yang anaknya diterima di pesantren modern tersebut.

Adapun pemilihan pengurus komite baru ini dilakukan karena masa kepengusun lama di bawah pimpinan Dr Saminan (Kadis Pendidikan Banda Aceh) telah berakhir. Pada kesempatan itu  pihak yayasan tak lupa mengucapkan  terima kasih kepada komite lama yang telah mengabdi selama 8 tahun.

Prof.Dr. H .Syamsuddin Mahmud,M.Si selaku pembina Yayasan RIAB. mengatakan, pendidikan di mana saja mutunya tergantung alumni. Sekedar menyebut  Boston, Harvard dan universitas ternama dunia lainnya maju dan diakui karena peran  alumni

Karena itu doktor jebolan University of Ghent, dan kini berusia 84 tahun ini,  punya obsesi kuat,: “Aceh bisa mengukir tinta emas di dunia  internasional melalui pendidikan berbasis dayah modern RIAB Aceh.”

Diakuinya, RIAB yang dia dirikan 21 tahun lalu, kini mulai memetik hasilnya. Ada sejumlah alumni RIAB yang sudah bergelar doktor.

Kepala Sekolah Madrasah Aliyah, Ruhul Islam Anak Bangsa, Suryadi,S.Ag, bersemangat menjelaskan para alumni RIAB yang diterima di perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri, seperti di Al Azhar, Mesir, dan universitas lain di luar negeri.

Sebagaimana  visi dan misi RIAB, lanjut Suryadi, untuk  melahirkan pimpinan masa depan yang berwawasan Islami, cerdas dan modern.

Komite Daya Ruhul Islam Anak Bangsa terpilih, Profesor Dr Syahrizal Abbas menyatakan, secara umum akan memfokuskan beberapa hal. Antara lain sebagai jembatan untuk peningkatan mutu dan pengembangan kualitas pendidikan di dayah modern tersebut. Selain itu berfungsi sebagai pengawas dan ajang evaluasi serta  menyelesaikan masalah yang timbul antara yayasan dengan orang tua siswa.

Hadir dan  ikut memberi sumbang saran antara lain, mantan Walikota Banda AcehRazali Yusuf, yang juga pengelola Yayasan RIAB. Razali berbicara tentang pengembangan sarana dan prasarana serta kendala yang dihadapi yayasan dalam menyediakan fasilitas pendukung untuk menampung santri yang bisa merekrut 1.000 santri di RIAB.

Diantaranya memperluas arealdari 3,5 hektar, akan dikembangkan lagi 1000 meter sebagai pengembangan lokasi, untuk membangun asrama dan ruang kelas serta penambahan fasilitas laboratorium lainnya.

Kata Prof. Syahrizal untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, tidak cukup dengan pembimbing dan guru yang baik, bila tidak didukung oleh sarana dan prasarana penunjang. Karenanya perlu kepedulian dan peran serta orang tua wali untuk mendukung dan berkontribusi dalam rangka penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan pihak yayasan untuk menunjang pengembangan daya modern tersebut.

Infaq dan sadakah untuk pengembangan pendidikan Islam dinilai salah satu cara ibadah yang cerdas, karena pahala akan terus mengalir melampaui batas usia pemberi infak dan sadakah itu sendiri.(B01)

BERBAGI