Kamis, April 18, 2024
Google search engine
BerandaAcehPidie Jadi Contoh Bagi 64 Kab/Kota yang Jalankan Progas

Pidie Jadi Contoh Bagi 64 Kab/Kota yang Jalankan Progas

Sigli (Waspada Aceh) – Dari 64 kabupaten/kota se Indonesia yang menjalankan Program Gizi Anak Sekolah (Progas-red), Kabupaten Pidie, Aceh, menjadi contoh terbaik.

“World Food Program Indonesia memberi penghargaan setingnggi-tingginya karena Kabupaten Pidie memberikan contoh terbaik diantara 64 kabupaten/kota yang tahun 2018 mendapatkan Progas,” kata Nikendari, perwakilan World Food Program (WFP) Indonesia pada acara launcing Progas di SDN Tangse, Kabupaten Pidie. Senin (29/4).

Kata Niken, WFP Indonesia memiliki MoU dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam memperkuat pelaksanaan Program Gizi Anak Sekolah (Progas). Terhitung 2016, sejak program itu dicanangkan, Niken mengaku sudah dua kali berkunjung ke Kabupaten Pidie.

Pada kunjungannya kali ini, Niken mengaku sudah melihat banyak perbedaan, jika dibandingkan dengan tahun lalu Progas menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).  Tetapi luar biasa sekali yang tahun adalah kombinasi 20 sekolah APBN dan 13 sekolah menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” sebut Niken dengan nada memuji.

Dia menjelaskan pada tahun 2019 ada 39 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapat Progas. Karen Pidie adalah kabupaten yang cepat dan tanggap tetang perlunya perbaikan gizi bagi anak-anak sekolah SD, dan ini adalah wujud komitmen dari Bupati Pidie dan jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Niken menerangkan bahwa Progas itu adalah investasi pendidikan yang efektif, menuju generasi penerus yang lebih baik, lebih cerdas, dan mampu bersaing dan mampu berkembang secara optimal.

Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abusyik dalam kesempatan itu mengungkapkan Progas tahun ini, telah memasuki tahun ke empat. Kegiatan ini menurut Bupati Roni Ahmad merupakan satu upaya memberikan dorongan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak sekolah dasar.

Pada 2018, kata Roni Ahmad, daerah yang dipimpinnya itu menerima bantuan Progas sebanyak 10 SD dengan jumlah siswa sebanyak 276 siswa.

“Alhamdulillah ditahun 2019, ini kita mendapat bantuan Progas sebanyak 33 SD yang dananya bersumber dari APBN dan APBK,” kata Roni Ahmad. (b10)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER