Dallas (Waspada Aceh) – Timnas Spanyol yang berjuluk Tim Matador sukses mengamankan tempat di final setelah menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Spanyol dicetak melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan penyelesaian akhir Pedro Porro di menit ke-58. Kemenangan ini diraih berkat penampilan yang sangat solid, di mana pertahanan serta disiplin struktur permainan Spanyol mampu meredam tajamnya lini serang Prancis yang sebelumnya telah mencetak 16 gol sepanjang turnamen, delapan di antaranya dicetak oleh bintang utama mereka, Kylian Mbappe.
Skuad asuhan Luis de la Fuente kini tinggal menunggu pemenang pertandingan antara Inggris melawan Argentina, yang akan menjadi lawan mereka di laga puncak. Partai final Piala Dunia 2026 dijadwalkan digelar pada Senin dini hari, 20 Juli 2026.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak awal babak pertama, di mana kedua tim saling bertukar serangan. Prancis datang dengan reputasi sebagai tim yang sangat produktif, namun Spanyol tampil disiplin menutup setiap celah dan berhasil meminimalkan ruang gerak lawan.
Momen penentu terjadi menjelang jeda istirahat minum. Bek Prancis, Lucas Digne, gagal menyadari kehadiran Lamine Yamal yang bergerak dari arah titik buta. Saat berusaha membersihkan bola, tekel Digne justru menjatuhkan pemain muda berbakat asal Barcelona tersebut di dalam kotak penalti.
Wasit Ivan Barton dari El Salvador tanpa ragu menunjuk titik 12 pas. Meskipun muncul protes dari pelatih Didier Deschamps maupun kapten Kylian Mbappe, hasil pengecekan Asisten Wasit Video (VAR) menegaskan keputusan wasit tetap berlaku.
Mikel Oyarzabal yang maju sebagai algojo mengeksekusi dengan sempurna, menembus pertahanan kiper Mike Maignan untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Usai jeda minum, Prancis kembali menerima pukulan berat saat bek andalan mereka William Saliba terpaksa keluar lapangan akibat cedera. Sementara itu, beberapa peluang yang diciptakan Alex Baena dan Fabian Ruiz belum mampu menambah keunggulan hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama berbunyi.
Memasuki babak kedua, untuk pertama kalinya sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 ini, Prancis harus memulai laga dalam posisi tertinggal. Pelatih Didier Deschamps segera melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Manu Kone dan Desire Doue, berharap mampu mengubah dinamika serta meningkatkan intensitas serangan.
Namun justru Spanyol yang semakin memperlebar jarak. Pada menit ke-58, Pedro Porro menyempurnakan kerja sama satu-dua yang apik bersama Dani Olmo, melepaskan tembakan yang tak terhalang menjadi gol, mengubah skor menjadi 2-0.
Lamine Yamal sempat mencetak gol ketiga yang sayangnya dibatalkan karena terjebak posisi offside. Prancis perlahan mulai menemukan ritme serangan, di mana pada menit ke-63 Kylian Mbappe melepaskan tembakan yang tepat sasaran, menjadi percobaan pertama Les Bleus yang mengarah ke gawang kiper Unai Simon.
Mbappe kembali berupaya mendobrak pertahanan, namun tembakannya berhasil diblokir Marc Cucurella dan meluncur sedikit melebar dari gawang. Tekanan yang dibangun Prancis tak mampu membuahkan hasil hingga waktu pertandingan habis.
Di masa tambahan waktu, Kylian Mbappe bahkan mendapatkan kartu kuning akibat gagal mengendalikan emosi. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan 2-0 atas kemenangan Spanyol. (*)



