Selasa, Februari 27, 2024
Google search engine
BerandaNasionalPerta Arun Gas Tandatangani DCA dengan Aslan Energy Singapura

Perta Arun Gas Tandatangani DCA dengan Aslan Energy Singapura

Jakarta (Waspada Aceh) – Sebagai perusahaan regasifikasi dan LNG Hub kelas dunia, PT Perta Arun Gas (PAG) anak perusahaan PT Pertamina Gas menandatangani Development Cooperation Agreement (DCA) dengan Aslan Energy Capital Pte Ltd, Singapura (AEC).

Kerja sama itu dilakukan untuk pembangunan, pengembangan dan pengoperasian fasilitas pemrosesan blue ammonia berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Lhokseumawe (KEKAL).

Penandatanganan ini dilaksanakan di Perta Arun Gas Head Office Jakarta pada medio Juli lalu.

President Director PAG Bara Ilmarosa dan Managing Director ARC, Muthu Chezhian turut menandatangani kerja sama itu menilai kerja sama ini hasil dari penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PAG and AEC pada Januari 2023 terkait dengan eksplorasi perkembangan gas dan energi besar.

Bara menyampaikan bahwa kapasitas produksi blue amonia direncanakan akan menghasilkan sebesar 600 ribu ton per tahun.

“Pengembangan blue amonia ini merupakan pertama di Asia dalam skala yang besar, serta didukung oleh carbon capture and storage (CCS) lokal yang memanfaatkan reservoar Arun,” kata Bara.

Lebih lanju, Bara menyampaikan bahwa proyek ini direncanakan akan diproduksi pada pertengahan tahun 2028.

Menurut Bara penandatanganan DCA ini merupakan hal yang sangat penting, di mana akan mampu mengembangkan bisnis perusahaan terkait dengan kebutuhan energi bersih dan target dekarbonisasi.

“Kami harap proyek ini akan berpengaruh secara optimal didukung oleh fasilitas infrastruktur yang berada di KEK Lhokseumawe,” tambahnya.

“Adanya ketersediaan CO2 ini adalah salah satu faktor dalam memberikan manfaat besar bagi daerah, terlebih untuk Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe dan menjadi kontribusi utama PAG ke dalam strategi ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.

Di samping itu, Managing Director AEC, Muthu Chezhian mengatakan bahwa LNG Terminal Arun memiliki potensi yang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan energi baru.

“Diharapkan proyek blue ammonia menjadi proyek terbesar di Asia dalam memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor untuk Asia Bagian Utara,” lanjutnya,

Berlokasi strategis di Lhokseumawe, Provinsi Aceh serta dekat jalur Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran internasional serta fasilitas eks Kilang Arun seluas 1.400 ha yang merupakan bagian dari KEKAL.

PAG memberikan upaya terbaiknya untuk menjadi perusahaan regasifikasi dan LNG Hub yang ramah lingkungan di sentral di Asia pada tahun 2030. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments