Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaAcehPengunjung Harap Bersabar, Payung Masjid Raya Baiturrahman Belum Bisa Mengembang Karena Rusak

Pengunjung Harap Bersabar, Payung Masjid Raya Baiturrahman Belum Bisa Mengembang Karena Rusak

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pengunjung Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh diminta bersabar karena payung elektrik di masjid ini belum dapat dikembangkan karena beberapa membran payung mengalami kerusakan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Masjid Raya Baiturrahman, Saifan Nur, mengatakan kondisi angin yang kurang stabil menjadi salah satu penyebab payung tidak dapat dikembangkan secara rutin.

“Rata-rata kecepatan angin berkisar antara 25 hingga 30 knot. Selain itu, satu unit payung tidak bisa dibuka karena membrannya robek akibat cuaca angin yang tidak stabil,” kata Saifan Nur, saat dikonfirmasi waspadaaceh.com, Selasa (9/7/2024).

Menurut Saifan, payung nomor 9 mengalami robek besar pada satu membrannya, sementara tujuh payung lainnya mengalami kerusakan ringan.

“Usia membran memang sudah layak diganti. Insya Allah, semoga ke depan ada biaya untuk mengganti membran baru sehingga payung dapat beroperasi normal kembali,” ujarnya.

Saifan juga berharap pada tahun 2025 semua payung dapat kembali berfungsi normal. Ia mengimbau para pengunjung untuk bersabar dan tidak berteduh di samping tiang-tiang payung demi keamanan.

“Kami mengimbau pengunjung untuk tidak berteduh di samping tiang-tiang payung demi keamanan jemaah dan tamu,” tambahnya.

Pernyataan ini diberikan Syaifan Nur  menanggapi keluhan pengunjung yang berasal dari Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

“Sudah tiga hari menanti payung di Masjid Baiturrahman mengembang, tapi sampai hari ini belum terlihat mengembang,” kata Palindawati yang datang ke Banda Aceh bersama tiga temannya.

Sebagai informasi, setidaknya 12 payung elektrik berukuran 24×24 meter ini  telah berusia 7 tahun. Payung dibangun bersamaan dengan pengembangan Masjid Raya Biturrahman Banda Aceh yang diresmikan oleh Wakil Presiden RI saat itu, Jusuf Kalla, pada tahun 2017. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER