BerandaAcehPenerbangan Sempat Batal, Ketum SMSI Firdaus Akhirnya Terbang ke Jakarta

Penerbangan Sempat Batal, Ketum SMSI Firdaus Akhirnya Terbang ke Jakarta

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, bersama rombongan akhirnya bertolak kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Selasa (8/9/2026) pagi.

Ketua SMSI Aceh, Aldin NL, mengatakan Firdaus dan rombongan sebelumnya dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Minggu (6/9/2026). Namun, penerbangan tertunda akibat penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta menyusul dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Alhamdulillah, akhirnya lewat perjuangan Pak Ketum Firdaus dan tim, tadi pukul 07.00 pagi bisa terbang ke Jakarta,” ujar Aldin.

Firdaus berada di Aceh sejak Jumat (4/9/2026) untuk menghadiri sejumlah agenda organisasi. Di antaranya pelantikan Pengurus SMSI Aceh serta menghadiri penyerahan SMSI Award 2026.

Kepulangan Firdaus dan rombongan dilakukan setelah operasional Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lain yang sebelumnya terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai dibuka secara bertahap.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali beroperasi mulai Selasa (8/9) pukul 00.01 WIB.

“Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali,” kata Dudy saat menyampaikan perkembangan operasional bandara dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa dini hari.

Selanjutnya, Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB.

Sementara Bandara Radin Inten II Lampung dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung masih menunggu perkembangan kondisi lebih lanjut.

Dudy menegaskan pembukaan kembali sejumlah bandara tetap memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. Otoritas bandara bersama maskapai diwajibkan melakukan inspeksi terhadap armada pesawat sebelum penerbangan kembali dilakukan.

Selain itu, pilot dan kru operasional pesawat diwajibkan memahami restricted polygon, yakni wilayah udara yang dibatasi atau dilarang untuk dilintasi karena berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik.

Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap ruang udara dan operasional sejumlah bandara sejak Sabtu (5/9/2026).

Delapan bandara sempat mengalami penutupan operasional, yakni Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Banten, Bandara Pondok Cabe Banten, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Bandara Atung Bungsu telah kembali beroperasi normal sejak Senin (7/9/2026) pukul 09.00 WIB.

Dudy meminta seluruh maskapai terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas penerbangan, dan instansi terkait guna memastikan seluruh penerbangan berlangsung aman dan selamat. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER