Minggu, Juni 23, 2024
Google search engine
BerandaAcehPemilik Kilang Padi di Nagan Raya Keluhkan Gangguan Listrik Sering Padam

Pemilik Kilang Padi di Nagan Raya Keluhkan Gangguan Listrik Sering Padam

Suka Makmue (Waspada Aceh) – Pemilik kilang padi di Kabupaten Nagan Raya mengeluh akibat ulah PLN setempat yang sering memadamkan listrik secara tidak beraturan.

Pemilik Kilang Padi Rizki Perkasa Gampong Babah Krueng Kecamatan Beutong, Aris Wandi melalui humasnya Agus Salim, Minggu (27/11/2022) mengatakan pemadaman listrik sering dilakukan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN.

Akibatnya, kilang padi miliknya mengalami kerugian berupa rusaknya peralatan pabrik serta rusaknya beras yang sedang diproduksi.

“Akibat seringnya padam listrik dalam satu Minggu ini, kami mengalami kerugian 60 ton beras,” sebutnya

Jika ditaksir dengan uang kata Agus, kerugian akibat seringnya padam listrik itu, mencapai Rp.120 juta. Pasalnya produksi beras di kilang padinya itu, selain dipasok di Aceh juga akan dipasok ke Sumatera Utara.

Bahkan jelasnya, truk angkutan beras dari Medan telah dua malam antrian di kilang padi tersebut, akibat kerusakan mesin bagian penggilingan gabah. Hal ini sangat mengecewakan, karena pabrik ini 99 persen menggunakan arus listrik dalam memproduksi beras.

Untuk itu, Agus mengharapkan kepada PLN di wilayah tersebut untuk menormalkan arus listrik atau kembali menggunakan arus listrik jalur kabel atas. Hal ini untuk menghindari kerusakan mesin serta kerugian usahanya.

Sementara itu, Kepala PLN ULP Jeuram, Helda Tindra, mengatakan akan menjadikan masukan itu sebagai pertimbangan dalam mengoptimalkan arus listrik di Kabupaten Nagan Raya.

Selanjutnya, PLN Jeuram juga nantinya akan memberikan pemberitahuan terkait pengalihan arus listrik kepada pemilik kilang padi di Kabupaten Nagan Raya agar tidak menyebabkan kerugian dan kerusakan.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat yang ada di Nagan Raya, jika selama ini pelayanan kurang memuaskan. Kami akan melakukan perbaikan di sejumlah gangguan, agar tidak terjadi pemadaman secara mendadak lagi,” tutupnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER