Beranda Disbudpar Aceh Menparekraf: AKI Hadir Memfasilitasi Pengembangan UMKM Ekonomi Kreatif

Menparekraf: AKI Hadir Memfasilitasi Pengembangan UMKM Ekonomi Kreatif

BERBAGI
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi pameran stand UMKM di Taman Sari, Kota Banda Aceh, Kamis (4/8/2022). (Foto/Kia)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 memfasilitasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor ekonomi kreatif.

“AKI ini hadir untuk memberikan fasilitasi pendampingan pengembangan usaha bagi para UMKM yang ada di sektor ekonomi kreatif,” sebut Sandi saat membuka pameran AKI 2022 di Taman Sari, Banda Aceh, Kamis (4/8/2022).

Sandi menyebutkan, ada 17 subsektor ekonomi kreatif yang dipamerkan. Dari 17 berasal dari subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi serta subsektor film dan musik. Dari berbagai subsektor sebanyak 99 persen adalah UMKM.

Banyaknya peluang di bidang UMKM, Sandi berharap kepada Kadin Aceh dan Hipmi untuk menjaring pelaku UMKM, karena mereka akan terus berkembang dari usaha kecil, usaha menengah dan menuju usaha besar.

Dia juga berpesan kepada pihak terkait, seperti Kadin dan Hipmi agar membantu pemerintah untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Karena menurutnya mereka ini adalah ujung tombak penciptaan 1,1 juta lapangan kerja tahun 2022.

“Usaha-usaha disini harus kita suport dan diberikan fasilitas, karena di tahun 2024 kita ingin terciptanya 4,4 juta lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” harapnya.

Walaupun tidak mudah menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak itu, namun dia yakin apabila sudah dilakukan pendampingan UMKM tidak berselang lama lapangan kerja semakin menunjukan trend perkembangan yang baik.

Langkah awal untuk mendukung UMKM, Sandi mengajak Pemerintah Aceh atau kabupaten/kota untuk membeli produk khas UMKM.

Sandi yang didampingi Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, Anggota DPRA, Ketua Kadin Aceh dan SKPA lain agar menjadi Rojali (rombongan yang jadi beli) bukan Rohali (rombongan yang tidak beli) pada kegiatan AKI 2022. (Kia Rukiah)