Banda Aceh (Waspada Aceh) – Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) masih bertahan di depan Kantor Gubernur Aceh, Selasa (12/5/2026), usai membuka posko donasi untuk mendukung aksi penolakan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
Belasan massa tampak berjaga di lokasi sambil menunggu aksi lanjutan yang direncanakan berlangsung pada Rabu (13/5/2026). Mereka mengaku akan tetap standby hingga besok.
“Kami standby sampai besok. Untuk demo besar besok masih disiapkan, jamnya nanti akan dikabarkan lagi,” kata Misbah,
salah satu perwakilan ARA di lokasi aksi.
Pantauan waspadaaceh.com, sejumlah bantuan berupa minuman dan makanan ringan terlihat berada di posko donasi yang didirikan tepat di depan kantor gubernur.
Massa juga membentangkan sejumlah spanduk bernada kritik terhadap Pemerintah Aceh.
Tulisan menggunakan pilox merah terlihat di beberapa titik, di antaranya bertuliskan “Panglima Pengecut”, “Ban Saboh Geureupoh Pemerintah Aceh Sakit”, “Kandang Ini Disegel”, hingga tulisan “Kandang Babi” di pintu gerbang.
Selain itu, terdapat tulisan berbahasa Aceh yang berisi kritik terhadap pemerintah.
Sebelumnya, ratusan massa dari ARA menggelar aksi jilid II di depan Kantor Gubernur Aceh pada Senin (11/5/2026) malam. Massa bertahan hingga malam sambil mendesak ingin bertemu langsung dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.
Massa menuntut Pemerintah Aceh mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA. Mereka menilai pemerintah belum memberikan jawaban tegas terkait tuntutan tersebut dan hanya menawarkan evaluasi kebijakan. (*)



