Mantan Kombatan Akan Terima Lahan Pertanian Seluas 1.043 Hektare di Beutong Ateuh Banggalang

    BERBAGI
    Di sisi kanan dan kiri jalan ini adalah lahan seluas 1.043 hektare dari pemerintah daerah untuk mantan kombatan GAM dan masyarakat korban konflik, berlokasi di Blang Puuk Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. (Foto/Ist)

    Suka Makmue (Waspada Aceh) – Mantan kombatan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) asal Kabupaten Nagan Raya yang terimbas konflik, akan segera menerima lahan pertanian dari pemerintah daerah seluas 1.043 hektare di Blang Puuk Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

    Fasilitator Teknis BRA (Badan Reintegrasi Aceh) Pusat, Hasbi, atau sering disapa Tgk.Beutong menyebutkan, lahan pertanian seluas itu akan diberikan untuk mantan kombatan GAM serta masyarakat imbas konflik di kabupaten tersebut, ujarnya Minggu (23/1/2022).

    Menurutnya, tanah untuk mantan kombatan diberikan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk mata pencaharian dan menciptakan lapangan kerja baru bagi mantan kombatan serta warga yang terimbas konflik kala itu, kata Tgk.Beutong.

    BPN telah mengukur lahan seluas 1.043 di Blang Puuk Beutong Banggalang tersebut yang akan diberikan untuk kombatan GAM dan masyarakat terimbas konflik, bahkan tinggal menunggu keluar sertifikatnya.

    Tgk.Beutong juga menambahkan, pengalokasian lahan bagi mantan kombatan dan masyarakat imbas konflik itu, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung reintegrasi bagi mantan kombatan dalam mewujudkan perdamaian Aceh yang hakiki.

    Kini Pemkab Nagan Raya serta BRA sedang menetapkan nama-nama calon penerima lahan pertanian tersebut. Penetapan nama akan diseleksi secara akurat agar tidak salah sasaran.

    Kata Tgk Beutong, dalam penetapan nama penerima, mereka akan melibatkan segala unsur sehingga lahan pertanian seluas itu dapat dibagikan secara adil dan merata. (Zul Nagan)

    BERBAGI