Bardan Sahidi: Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000/Kg Omong Kosong

    BERBAGI
    Bardan Sahidi, Anggota DPR Aceh Fraksi PKS asal Aceh Tengah. (Foto/instagram Bardansahidi).

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Bardan Sahidi, mengatakan minyak goreng satu harga Rp14.000 per kilogram yang disampaikan pemerintah melalui Menteri Perdagangan masih omong kosong.

    Pasalnya, kata Bardan, harga minyak goreng di daerah Aceh masih bertahan dengan harga di atas Rp15.000 per kilogram.

    “Instruksi Menteri Perdagangan untuk harga minyak goreng Rp14.000 per kilogram belum sampai ke daerah. Seperti pasar di Aceh Tengah, baik di pasar Jagong Jeget dan pasar Atulintang, kisarannya masih ada yang menjual di atas Rp15.000 sampai Rp20.000 per kilogram,” kata Bardan kepada Waspadaaceh.com, Senin (24/1/2022).

    Selain itu, di Pasar Inpres Kota Takengon, pasar Petani, pasar Bawah dan pasar Paya Ilang serta pasar Angkup Kecamatan Silih Nara, harganya juga variatif.

    Anggota DPRA asal Aceh Tengah ini menyebutkan, bukan hanya Aceh Tengah, di Nagan Raya di sejumlah kota dan kabupaten di Aceh harga masih di atas Rp15.000 sampai Rp20.000 per kilogram.

    Sedangkan, kebutuhan minyak goreng menjadi penting bagi sejumlah pedagang kecil di Takengon Kabupaten Aceh Tengah.

    “Tadi pagi kami menerima laporan dari pedagang cilok dan batagor mba Minah, katanya, beli minyak goreng curah, rata-rata perhari butuh 10 – 15 kilogram. Ngak bisa beli minyak goreng kemasan dari pasar moderen,” tutur Bardan.

    Jadi politisi PKS ini menyebutkan wacana yang disampaikan oleh pemerintah melalui Kementerian Perdagangan bahwa minyak goreng satu harga Rp14.000 per kilogram baru sebatas wacana saja. Omong kosong, karena belum sampe ke daerah, katanya. (Kia Rukiah)