Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaEditorialMalam Pergantian Tahun di Negeri Syariat

Malam Pergantian Tahun di Negeri Syariat

“Intinya semua warga diimbau untuk menjaga kearifan lokal Aceh yang menerapkan syariat Islam”

‐————

Malam pergantian tahun 2022 – 2023 di kota Banda Aceh terpantau ramai pada Sabtu malam (31/12/2022). Meski tanpa letusan kembang api dan hingar-bingar suara trompet, tapi kendaraan warga tampak memadati jalanan di ibu kota Provinsi Aceh ini.

Seminggu sebelumnya, Pemko Banda Aceh berdasarkan rapat koordinasi dengan Forkopimda dan SKPA, telah memutuskan larangan perayaan tahun baru di kota yang menerapkan syariat Islam itu. Tentunya termasuk larangan meletuskan kembang api dan menggunakan trompet, karena dinilai bisa mengganggu ketenteraman warga.

Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq beserta Forkopimda, sebaliknya mengimbau warga untuk meramaikan masjid-masjid, melaksanan zikir, untuk menyambut malam pergantian tahun ini. Bagi yang non Muslim bisa merayakannya di rumah ibadahnya masing-masing, tanpa kembang api dan trompet.

Pemko Banda Aceh bahkan menutup aksrs ke objek-objek wisata, seperti Ulee Lheue dan lainnya, untuk mencegah warga merayakan malam pergantian tahun di sana. Intinya semua warga diimbau untuk menjaga kearifan lokal Aceh yang menerapkan syariat Islam.

Begitupun, mungkin karena haus hiburan atau untuk mengisi waktu libur, malam tahun baru di ibu kota Provinsi Aceh ini tampak meriah. Jalanan kota ramai, warkop-warkop (warung kopi) sesak dipadati pengunjung. Para pengunjung kafe dan warkop tampaknya cukup puas merayakan malam pergantian tahun hanya dengan minum kopi sambil menyaksikan kemerihaan malam tahun baru di penjuru dunia melalui layar televisi. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER