Beranda Aceh Mahasiswi Aceh Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Danau Toba

Mahasiswi Aceh Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Danau Toba

BERBAGI
Tri Suci Wulandari,23, mahasiswi asal Aceh Tamiang, turut menjadi korban tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba. (Foto/Ist)
Tri Suci Wulandari,23, mahasiswi asal Aceh Tamiang, turut menjadi korban tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba. (Foto/Ist)

Medan (Waspada Aceh) – Salah seorang warga Aceh ternyata turut menjadi korban kecelakaan tenggelamnya kapal KM. Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatra Utara, yang terjadi Senin sore (18/6/2018).

Korban yang dinyatakan tewas tersebut bernama Tri Suci Wulandari,23, seorang mahasiswi, merupakan warga Dusun Ingin Jaya, Kampung Perk Pulau Tiga Kecamatan Taming Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban berangkat dari rumah pada hari Sabtu (16/6/2018) sekitar pukul 09:00 Wib. Mahasiswi ini ketika itu dijemput tunangannya Afri Pranyoto, 24, warga Parmonangan Nagori, Simalungun, Sumatra Utara.

“Tujuan mereka untuk bersilaturahmi dengan keluarga calon suami korban. Selanjutnya pada tanggal 18 Juni 2018, korban, tunangannya bersama 2 rekan korban lainnya berangkat ke Danau Toba untuk berwisata. Korban menaiki kapal KM.Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba,” ujar salah seorang keluarga korban.

Pada Selasa pagi tadi (19/6/2018), sekitar pukul 05:00 Wib, keluarga korban telah dikabari oleh keluarga mereka yang berada di Sumatra Utara, bahwa korban telah meninggal dunia akibat tenggelam di Danau Toba bersama tunangan dan rekannya.

Sebagaimana diketahui, kapal KM Sinar Bangun, yang berlayar di perairan Danau Toba, dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun, dengan membawa 80 penumpang, terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang disertai angin kencang. Hingga saat ini Tim SAR masih terus melakukan pencarian para korban yang hilang.

Sementara itu, terkait dengan tewasnya Tri Suci Wulandari, pihak PT. Jasaraharja Provinsi Aceh bersama personil Polres Aceh Tamiang, sejak pagi sudah berada di rumah duka. Pada kesempatan itu PT Jasaraharja melakukan proses penyerahan santunan kecelakaan kepada keluarga korban. (rel)

BERBAGI