Listrik 6 Kabupaten/Kota di Aceh Tak Stabil dan Padam

    BERBAGI
    ILUSTRASI.

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Listrik di sejumlah wilayah di Kota Banda Aceh dan sekitarnya, yakni Kabupaten Aceh Besar, dan beberapa kabupaten kota lainnya sempat drop selama beberapa jam, Selasa siang (17/5/2022) hingga sore. 

    Pantauan Waspadaaceh.com, listrik yang tidak stabil itu terjadi di kawasan Peunayoung, Batoh, Simpang Surabaya, hingga Lampeneurut. Lampu meredup, hingga perangkat komputer pun hidup mati termasuk peralatan elektronik lainnya.

    Akibatnya terdampak pada aktivitas perekonomian warga. Mulai dari kedai yang menjual bahan pokok hingga supermarket termasuk layanan kantor pemerintahan dan perbankan ikut terdampak. Supermarket di kawasan Batoh ikut terdampak sampai menutup tokonya, akibat terganggunya komputer kasir. 

    Kebijakan menghentikan layanan dan menutup supermarket dilakukan karena petugas kasir enggan melayani pelanggan secara manual jika komputer kasir belum terkoneksi ke server pusat. Kondisi lainnya, aktivitas perkantoran di di kawasan Peunayoung pun sempat terhenti, termasuk layanan perbankan dan kantor pemerintahan di kawasan Batoh.

    Listrik baru dipadamkan akibat tidak stabilnya tegangan pada sore menjelang Magrib di Banda Aceh. 

    Ternyata kejadian itu tidak hanya menimpa Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar saja, namun juga terjadi pada empat kabupaten lainnya.

    Berikut penjelasan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh.

    “PLN Unit lnduk Wilayah (UIW) Aceh menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen atas gangguan pemadaman yang terjadi di sebagian wilayah Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Bireun, Aceh Barat dan Aceh Jaya pada Selasa (17/05/2022),” kata Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UIW Aceh Ridwan Saputra kepada Waspadaaceh.com.

    Pemadaman tersebut, kata dia, disebabkan sedang dilaksanakannya pemeliharaan pada pembangkit PLTU Nagan Raya 1 dan 2 sehingga tegangan tidak stabil dan mengakibatkan pemadaman di beberapa lokasi.

    Saat ini petugas PLN terus berupaya menormalkan listrik kembali. “Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan dan memohon doa agar penormalan cepat selesai,” kata Ridwan Saputra.

    Terkait permasalahan yang terjadi pada pembangkit uap itu, Staf Humas Probo Sulistyo PLN Unit Pembangkitan Sumbagut (UIKSBU) yang dikonfirmasi Waspadaaceh.com belum menjawab hingga malam tadi.

    Namun malam tadi pukul 21.30 WIB, listrik sudah kembali menyala dengan normal dan stabil. (sulaiman achmad)

    BERBAGI