Kualitas Pendidikan di Masa Pandemi, Prof Syamsul Rijal: Tergantung Penguasaan Teknologi

    BERBAGI
    Guru Besar Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof.Syamsul Rijal. (Foto/Facebook)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Guru Besar Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Syamsul Rijal, mengatakan, keberhasilan dan kualitas pendidikan di tengah pandemi COVID-19 tergantung pada penguasaan teknologi.

    Kepada Waspadaaceh.com, Kamis (10/6/2021), Syamsul Rijal mengatakan, jika dilihat dari kualitas pendidikan Indonesia saat ini yang sedang terpuruk akibat adanya COVID-19, seharusnya masih dapat ditingkatkan walaupun dalam situasi pandemi.

    Dia menuturkan, proses pembelajaran dapat dilihat dalam rentang tiga waktu. Pertama sebelum pandemi, proses pendidikan berlangsung biasa saja dengan menerapkan metode tatap muka.

    Tahap kedua, menurutnya, berada pada masa pandemi, yang membuat pola pendidikan berubah. Artinya mau tidak mau proses belajar mengajar itu akan lebih didominasi dengan pengunaan IT. Pemanfaatan aplikasi menjadi lebih dominan dalam proses belajar mengajar.

    Rentang waktu yang ketiga, kata Syamsul Rijal, proses pendidikan di masa yang akan datang. Kedepan proses pendidikan akan semakin menantang yang tentunya juga teknologi sudah semakin maju.

    Karena itu Guru Besar UIN Ar-Raniry ini juga menyebutkan, sukses atau tidaknya pendidikan itu tergantung kepada penguasaan teknologi internet. Mau tidak mau proses belajar itu harus menggunakan perangkat teknologi internet di masa pandemi ini.

    Dia mengatakan, para pemangku pendidikan seperti tenaga pengajar harus mengubah pola pendidikan itu sendiri supaya pesan ilmu dapat tersampaikan kepada peserta didik, walaupun lewat penggunaan aplikas web atau internet.

    “Jadi harus ditransformasikan nilai-nilai IT ke dalam proses pembelajaran. Apabila kita gagal dalam mentransformasi nilai-nilai tersebut maka pembelajaran itu akan jauh tertinggal,” ucapnya.

    Terakhir dia mengatakan, sebelum pandemi proses belajar secara online juga sudah dilakukan. Namun setelah adanya pandemi, menuntut semuanya mengunakan IT. Karena penggunaan teknologi IT merupakan salah satunya sarana agar proses belajar mengajar tetap terlaksana secara efektif dan efisien. (Kia Rukiah)