Ketua MPR RI: Ada Kekosongan Nilai Kebangsaan pada Generasi Muda Saat Ini

    BERBAGI
    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (foto /Cut Nauval Dafistri)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo, menyampaikan saat ini ada kekosongan nilai kebangsaan pada generasi muda.

    Hal itu disampaikan Bambang Soesatyo ketika menjadi narasumber dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Kamis (10/6/21).

    Bambang Soesatyo mengatakan, kekosongan nilai kebangsaan pada generasi muda tersebut sudah terlihat sejak reformasi maupun setelah dihapusnya pelajaran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4).

    “Kita melihat sejak reformasi setelah P4 dihapus, adanya kekosongan nilai-nilai kebangsaan, khususnya pada generasi muda kita. Sehingga terjadinya upaya-upaya pembenturan antara nasionalisme dengan Islam,” tuturnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa hal ini seharusnya tidak terjadi, karena negara Indonesia juga didirikan oleh para alim ulama yang juga berjuang dengan para nasionalis.

    “Ini yang seharusnya tidak boleh terjadi. Karena pendirian negara ini oleh para alim ulama yang berjuang bersama kaum nasionalis,” jelasnya. (Cut Nauval Dafistri)