Kamis, Februari 29, 2024
Google search engine
BerandaOlahragaKONI Kabupaten Kota di Aceh Mayoritas Dukung Abu Razak

KONI Kabupaten Kota di Aceh Mayoritas Dukung Abu Razak

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sebagian besar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten/kota di Aceh dilaporkan memberi dukungan kepada Kamaruddin Abubakar atau yang akrab disapa Abu Razak untuk memimpin KONI Aceh periode 2022 – 2026.

“Pokoknya KONI Pidie dan hampir semua KONI kabupaten atau kota yang lain sudah bulat mendukung Abu Razak. Hanya ada satu atau dua kabupaten saja yang belum mendukung,” kata Sekretaris Umum (Sekum) KONI Pidie, Ridwan, kepada Waspadaaceh.com, Jumat (23/11/2022).

Ridwan mengatakan, dua KONI kabupaten/kota yang belum mendukung adalah Aceh Besar dan Banda Aceh, dengan alasan keberatan terhadap persyaratan untuk maju sebagai calon Ketum KONI Aceh.

Padahal dalam Rapat Kerja (Raker) yang digelar pada Maret lalu, lanjut Ridwan, semua KONI kabupaten/kota hadir dan menyetujui beberapa keputusan. Di antaranya, pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Ketum KONI Aceh, mekanisme pendaftaran, dan sejumlah persyaratan termasuk dukungan 30 persen dari KONI kabupaten/kota dan 30 persen dari Pengrov cabang olahraga untuk calon ketua.

“Dalam Raker itu saya yang mengusulkan supaya ada persyaratan 30 persen dukungan untuk maju. Kalau nggak begitu semua bisa maju,” tegasnya.

Pada saat itu, tambah Ridwan, tidak ada yang keberatan terhadap hasil Raker termasuk KONI Aceh Besar dan Banda Aceh. “Heran saja, jika setelah Raker atau menjelang Musprov KONI Aceh muncul protes,” ujarnya.

“Kalau memang tidak setuju kenapa tidak disampaikan dalam Raker sebelum ditetapkan sebagai keputusan bersama. Kalau sekarang diprotes kan aneh,” ucapnya.

Menurutnya, apa yang telah ditetapkan dalam Raker tidak ada yang salah. Persyaratan minimal 30 persen dukungan itu lumrah terjadi dalam pemilihan ketua sebuah organisasi. Persyaratan ini banyak diberlakukan di berbagai organisasi di seluruh Indonesia.

“Persyaratan ini bukan untuk KONI Aceh saja, KONI Pusat juga demikian. Bahkan hampir setiap organisasi menerapkan sistem seperti itu,” terangnya.

Dia menilai, persyaratan minimal 30 persen dukungan dari pemegang hak suara sudah sangat tepat. Tujuannya agar siapapun yang maju sebagai calon benar-benar orang yang terpilih dan didukung KONI kabupaten/kota dan Pengprov.

“Kita all out dan terus mengawal Abu Razak supaya terpilih menjadi Ketum KONI Aceh menggantikan Muzakir Manaf yang telah menjabat dua periode,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Waspadaaceh.com, sampai hari ini dukungan terus mengalir untuk Abu Razak. Hal tersebut juga diakui Abu Razak bahwa dirinya telah mendapatkan dukungan sebanyak 22 KONI kabupaten/kota dan 59 dari 64 Cabor Pengprov yang ada. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments