Banda Aceh (Waspada Aceh) – Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, membantu proses pemulangan jenazah seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bireuen yang meninggal dunia di Malaysia. Selain jenazah, dua anak almarhumah yang masih berusia kecil juga dipulangkan ke Aceh.
Almarhumah diketahui bernama Juliati Ibrahim (50), warga Dusun Lamkuta, Desa Raya Tambo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Ia meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Teungku Ampuan Rahimah, Klang, Selangor, Malaysia, pada 5 Juli 2026 akibat komplikasi penyakit.
Azhari Cage mengatakan dirinya menerima permintaan bantuan dari keluarga almarhumah yang berharap jenazah dapat dipulangkan ke kampung halaman.
“Saya dihubungi keluarga almarhumah dari Gampong Raya Tambo untuk membantu membawa pulang jenazah beserta dua anaknya yang masih kecil,” kata Azhari, Kamis (9/7/2026).
Setelah menerima permintaan tersebut, Azhari mengaku langsung berkoordinasi dengan timnya di Malaysia untuk mengurus seluruh proses administrasi dan pemulangan.
Menurut dia, jenazah diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Bandara Kualanamu, Medan, menggunakan pesawat Malaysia Airlines MH864 dan dijadwalkan tiba pada Kamis siang sekitar pukul 14.55 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Kabupaten Bireuen.
Azhari menyebut biaya pemulangan jenazah mencapai sekitar Rp27 juta. Rinciannya, Rp25 juta digunakan untuk proses pemulangan dari Malaysia ke Medan, sedangkan Rp2 juta untuk biaya ambulans dari Medan menuju Matang Bireuen.
“Seluruh biaya pemulangan ditanggung secara pribadi. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Kasus pemulangan jenazah pekerja migran asal Aceh dari luar negeri masih kerap terjadi. Proses tersebut umumnya membutuhkan biaya besar sehingga keluarga sering meminta bantuan berbagai pihak, termasuk pemerintah maupun tokoh masyarakat. (*)



