Beranda Aceh Kapolri: Perbedaan Politik Jangan Sampai Merusak Perdamaian

Kapolri: Perbedaan Politik Jangan Sampai Merusak Perdamaian

BERBAGI
Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Pangdam IM, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko dalam kunker ke Mapolda Aceh, Sabtu (23/2/2019). (Foto/gitorolies)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, menegaskan, Aceh adalah sebuah daerah yang masuk kategori aman. Indikatornya, kata Tito, dilihat dari sejumlah kegiatan nasional dan internasional yang telah berjalan dengan aman damai dan lancar.

“Di mata saya Aceh sudah sangat aman dan damai. Karena rasa aman adalah segala-galanya dan sekarang sudah dirasakan dan dinikmati masyarakat Aceh. Inilah nikmat Allah yang paling besar kepada rakyat Aceh,” kata Kapolri saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Aceh, Sabtu (23/2/2019).

Jenderal bintang empat itu menyatakan, meski ada beberapa kasus kriminal bersenjata di Aceh, berdasarkan laporan yang saya terima, namun hal itu cepat ditangani dan diungkap. Dan diketahui motifnya adalah masalah ekonomi.

“Harapan kita ke depan, rasa aman serta perdamaian ini harus bersama-sama kita jaga dan rawat dengan baik. Seperti kita menjaga kesehatan,” kata Jenderal Tito lagi.

Menurutnya, perbedaan politik itu boleh saja, asalkan tidak sampai mengorbankan keamanan dan perdamaian yang sudah diberikan oleh Allah kepada rakyat Aceh.

Kunjungan Kapolri ke Mapolda Aceh turut didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Pangdam IM, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Wali Nanggroe dan sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri, serta Kapolda Sumbar dan Wakapolda Sumut.

Agenda Kapolri di Polda Aceh diantaranya meninjau lokasi dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Tipikor Dit Reskrimsus Polda Aceh. Kemudian, rombongan Kapolri meninjau Ruang Pelayanan Khusus Unit PPA Dit Reskrimum dan pengguntingan pita.

Jenderal Polisi Tito Karnavian juga meninjau gedung Dit Samapta yang telah dibangun dan melakukan pengguntingan pita, serta meninjau lokasi pembangunan gedung pertemuan Mapolda Aceh dan melakukan peletakan batu pertama. (Gito)

BERBAGI