BerandaAcehJubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik

Banda Aceh (Waspadw Aceh) – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, mengecam pernyataan Humam Hamid yang dinilai telah menyampaikan informasi tidak benar terkait Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem).

Nurlis menyebut, Humam tengah memainkan “politik Kuda Troya” yang berpotensi menyesatkan opini publik.

“Humam sedang memainkan politik Kuda Troya, membohongi publik,” kata Nurlis, Rabu malam (16/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Nurlis sebagai tanggapan atas video Humam yang beredar di media sosial.

Dalam video itu, Humam menuding Gubernur Aceh tidak sepenuhnya in charge dan tidak memonitor secara penuh perkembangan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Bahkan, Humam menyebut kondisi tersebut sebagai “bunuh diri politik”, baik bagi gubernur maupun Partai Aceh.

Menanggapi hal itu, Nurlis menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar. Ia menilai narasi yang dibangun Humam seolah membawa kebenaran, namun justru berujung pada upaya pembunuhan karakter terhadap gubernur dan Partai Aceh.

“Postur bahasa dalam pernyataannya seolah-olah sedang membawa kebenaran. Padahal, ia sedang membunuh karakter gubernur dan juga Partai Aceh,” ujarnya.

Nurlis juga menyoroti klaim Humam mengenai pertemuan dengan pihak tertentu di sebuah lokasi yang tidak disebutkan secara jelas.

Menurutnya, ketidakjelasan tersebut menimbulkan tanda tanya dan memperkuat kesan bahwa narasi yang dibangun bersifat spekulatif.

“Dalam video itu Humam menyebutkan adanya pertemuan di sebuah tempat yang tidak disebutkan namanya, serta tidak dijelaskan dengan siapa saja pertemuan tersebut berlangsung. Di sini saja sudah mulai aneh,” kata Nurlis.

Lebih lanjut, Nurlis menilai Humam tengah membangun narasi imajiner yang menyerupai strategi “Kuda Troya”.

Ia menjelaskan bahwa istilah tersebut merujuk pada simbol tipu daya dalam mitologi Yunani, yakni strategi penyusupan dengan maksud tersembunyi untuk menyerang dari dalam.

“Dalam konteks ini, Humam berusaha mendekati Mualem dan seolah-olah berniat baik, namun di hadapan publik justru bertindak sebaliknya,” jelasnya.

Nurlis pun menyayangkan sikap Humam yang dinilainya belum sepenuhnya move on dari dinamika politik Pilkada sebelumnya. Ia mengajak seluruh pihak untuk menghentikan provokasi dan fokus pada pembangunan Aceh.

“Sudahlah, mari kita sama-sama membangun Aceh yang lebih baik. Hentikanlah mengadu domba dan provokasi yang tidak produktif untuk pembangunan Aceh,” kata Nurlis. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER