Kamis, Juni 20, 2024
Google search engine
BerandaJembatan Siron, Mimpi yang Terkabul Warga Pedalaman Aceh Besar

Jembatan Siron, Mimpi yang Terkabul Warga Pedalaman Aceh Besar

Aceh Besar (Waspada Aceh) – Surianola, 12, bersama teman-temannya Fitri, Nabila dan Muna, riang gembira pulang sekolah. Anak-ini berlarian, sambil bercanda ria ketika melintas di atas jembatan gantung Siron.

Jembatan ini sudah lama didambakan warga Desa Siron Blang, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, dan kini terjawab. Sejak 6 tahun silam mereka menanti, akhirnya jembatan gantung dengan rangka baja ini selesai dibangun. Jembatan itu menghubungkan antara Gampong Siron Blang dengan Siron Krueng.

Anak-anak tak lagi harus bertaruh nyawa melawan derasnya air sungai untuk pergi dan pulang sekolah. Begitu juga masyarakat di dua desa tersebut, tak harus menyeberangi arus deras sungai untuk beraktivitas dan menjual hasil pertaniannya.

Surianola, siswa sekolah dasar kelas 6, mengaku bahagia, sebab
keberadaan jembatan itu lebih membangkitkan semangatnya untuk menuntut ilmu.

Sebelumnya Nola bersama teman-temannya harus berjuang bila ke sekolah dengan menyebrang sungai yang masih menjadi habitat buaya. Mereka menaiki rakit bambu yang sudah tersedia di tepi sungai. Bahkan jika musim hujan dan arus sungai terlalu deras, mereka terpaksa mengurungkan niatnya untuk berangkat ke sekolah.

Barokoen wate hana titi terpaksa kamoe koh krueng, Alhamdulilkah nyo semenjak na titi makin semangat ta jak sikula. (Dulu saat tidak ada jembatan terpaksa menyeberang sungai, Alhamdulillah selama ada jembatan ini semakin semangat pergi sekolah,” kata Nola saat ditemui Waspadaaceh.com, Kamis (6/3/2023).

BACA: Savana, Sekeping “Surga” di Bukit Siron Aceh Besar

Sebelumnya, pada tahun 2018 pernah dibangun jembatan gantung kayu, namun amblas diterjang banjir. Aktivitas warga sekitar terhambat. Baik untuk aktivitas perekonomian maupun untuk ke sekolah bagi siswa. Para siswa terpaksa menantang arus sungai menggunakan rakit.

Kini keberadaan jembatan tersebut sebagai harapan baru bagi masyarakat sebagai akses perekonomian dan pendidikan, yang berperan penting untuk aktivitas keseharian mereka.

BACA: Anggota DPRK Aceh Besar Eka Rizkina Jemput Aspirasi Masyarakat di Kepulauan Terluar

Keuchik Siron Blang M Yusuf mengatakan, pembangunan jembatan itu dimulai pada tahun 2022. Penggunaan jembatan gantung dengan panjang 120 meter dan lebar 1,8 telah diresmikan oleh Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto bersama anggota DPR RI Komisi V, Irmawan, Rabu (11/1/2023).

Pembangunan jembatan ini menghabiskan dana sebesar Rp4,4 miliar pada tahun anggaran 2022. “Alhamdulillah dengan keberadaan jembatan ini maka akses ekonomi, pendidikan masyarakat bisa berjalan lancar,” tuturnya. (*)

Waspada Aceh on TV

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER