Beranda Aceh Jembatan Dayah Tanoh, Menunggu Saweu Gampong Abusyik

Jembatan Dayah Tanoh, Menunggu Saweu Gampong Abusyik

BERBAGI
Masyarakat berharap adanya perbaikan jembatan gantung Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie. (Waspada/Muhammad Riza)
Masyarakat berharap adanya perbaikan jembatan gantung Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie. (Waspada/Muhammad Riza)

SIGLI (Waspada): Ratusan warga Gampong Dayah Tanoh dan Simpang, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa (27/3), berharap ada perubahan dari hasil Saweu Gampong (Kunjungan Kerja-red) Bupati Pidie, Roni Ahmad, untuk perbaikan jembatan gantung yang telah alami kerusakan.

Menurut cerita warga setempat, jembatan gantung dengan panjang sekira 100 meter, menghubungkan Gampong Dayah Tanoh- Gampong Simpang, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie sudah lama rusak dan dibiarkan begitu saja.

Padahal jembatan tersebut satu-satunya sarana penyeberangan bagi penduduk yang bernomisili di dua gampong dimaksut. Saat ini, kondisi jembatan sudah tidak layak pakai. Leger jembatan terbuat dari besi telah koropos, begitupun leger kayu telah banyak yang patah karena dimakan usia.

Papan lantai sepanjang jembatan itu pun kondisinya telah lapuk dan patah-patah. Namun masyarakat tetap nekat menggunakan jembatan itu, meski maut mengintai mereka, karena tidak ada alternatif yang lain.

Rahmad, 35, salah seorang warga setempat, Selasa (27/3), mengungkapkan, masyarakat setiap hari melintasi jembatan gantung tersebut. Warga tidak menghiraukan keselamatanya, meski papan lantai jembatan sebagai tempat berpijak telah patah.

Padahal menurut dia, warga bisa saja melalui jalur lain untuk pergi ke jalan raya, namun jalur tersebut terlalu jauh. “ Jembatan ini sudah lama terbiarkan rusak dan sampai sekarang belum tersentuh pembangunan,” katanya.

Masyarakat dari kedua desa sudah sering bergotong-royong memperbaiki jembatan gantung itu. Namun usaha itupun tidak bertahan lama, karena kayu–kayu tersebut cepat menua dan lapuk disiram hujan dan dibakar panasnya matahari.

Rahmad, mengatakan, satu-satunya harapan warga saat ini adalah, menanti kebijakan Bupati Pidie, Roni Ahmad, atau akrab disapa Abusyik, supaya dapat mengalokasikan dana untuk membangun kembali jembatan. Setidaknya, kata Rahmad, merehab jembatan gantung tersebut itu. Abusyik menurutnya telah melihat langsung kondisi jembatan gantung, yang terletak di Gampong Dayah Tanoh dan Gampong Simpang.

“Kami berharap dari kunjungan Bupati Pidie beberapa waktu lalu ke desa kami, setidaknya jembatan ini dapat direhab, sebelum dibangun baru,” katanya.

Camat Glumpang Tiga, T Daud, SE membenarkan jika kondisi jembatan gantung terletak di Gampong Dayah Tanoh dan Gampong Simpang, telah lama alami rusak parah. Meski jembatan tersebut posisinya berada diantara dua gampong itu, tetapi ada beberapa ribuan warga gampong lainnya yang juga sering menggunakan jembatan tersebut.

Desa sekitar tersebut antara lain, Gampong Krueng Jangko, Krueng Jong, Cot Tunong, dan Cot Baroh. Setiap pagi, jembatan ini banyak digunakan oleh para pelajar, mulai dari SD hingga pelajar SMA. Karena mereka mayoritas bersekolah ke kota kecamatan.

 

Kepala Bappeda Pidie, M.Adam, ST, menjelaskan untuk Tahun Anggaran (TA) 2019, semua jembatan yang telah rusak masuk dalam prioritas pembangunan, termasuk jembatan gantung Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Glumpang Tiga.

Saat ini, ungkap M.Adam, Tim Bappeda bersama Dinas PUPR, Pidie, sedang berada di lapangan melakukan pendataan terhadap sejumlah jembatan rusak. “ Kalau untuk tahun ini kan tidak mungkin lagi, kita sudah pengesahan anggaran. Tetapi kalau untuk tahun 2019, kita prioritas kan jembatan jembatan rusak,” jelasnya. (b10)

BERBAGI