Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaJambore Kader PKK Gayo Lues Dibuka, Jumlah Stunting 1.600 Balita

Jambore Kader PKK Gayo Lues Dibuka, Jumlah Stunting 1.600 Balita

Blangkejeren (Waspada Aceh) – Hakikat pembangunan nasional merupakan pembangunan manusia seutuhnya, dan itu bisa terwujud jika kesejahteraan keluarga dan masyarakat dapat dicapai dengan baik.

Begitu disampaikan Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, ketika membuka kegiatan Jambore Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Kabupaten Gayo Lues, Rabu (20/11/2019), di halaman gedung Bale Musara Blangkejeren.

Dikatakannya, jambore kader PKK merupakan ajang silahturrahmi sekaligus wadah untuk menambah wawasan dan penilaian hasil kerja serta pembinaan terhadap kelompok PKK se Kabupaten Gayo Lues.

“Dengan dilaksanakannya jambore kader PKK ini, permasalahan dan pencegahan dini terhadap stunting dapat dilakukan. Yakni dengan memberdayakan TP PKK sebagai fasilitator dan penggerak peran serta dalam keluarga, sebagai unit terkecil dari masyarakat melalui 10 program pokok PKK. Serta sebagai wujud dari visi misi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues,” harap Bupati Amru.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati mengatakan, jumlah stunting saat ini sekitar 1.600 balita. Stunting terjadi akibat kurangnya perhatian bagi tumbuh kembang anak, terutama asupan gizi yang kurang, sehingga berakibat gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak.

Dijelaskannya, deklarasi pencegahan dan penanganan stunting hari ini sangat penting, untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, sehingga anak Aceh dapat bersaing dengan bangsa manapun di masa mendatang. Penangànan stunting harus dilakukan secara bersama semua pihak dan semua sektor harus turut berperan.

Tim pengerak PKK harus menjadi garda terdepan dalam gerakan pencegahan dan penanganan stunting dengan meningkatkan kampanye kader 21 (keluarga sadar gizi).

Dyah Erti Idawati menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan kader PKK Aceh sebagai wahana untuk menyatukan kekuatan dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program kesejahteraan rakyat sebagaimana tertuang dalam 10 program pokok PKK.

“Sasaran gerakan organisasi PKK ini adalah keluarga. Oleh sebab itu saya meminta kepada pengurus dan kader PKK Aceh agar dapat turun ke lapangan berbaur dan bangunlah kedekatan dengan rakyat. Jambore PKK ini salah satunya bertujuan untuk membangun kekompakan dan kebersamaan di kalangan kader PKK,” ujarnya.

“Untuk itu saya berharap agar seluruh peserta bisa menjadikan jambore ini sebagai wahana memperkuat kekompakan dan meningkatkan keterampilan sehingga kader PKK Aceh mampun berbuat yang terbaik kepada masyarakat melalui program-program nya,” lanjut Dyah.

Dia meminta PKK untuk meningkatkan produktifitasnya. Juga membantu perekonomian masyarakat dengan memfasilitasi pemasaran hasil kerajinan UMKM wilayah masing-masing, sehingga akan tersedia produk unggulan Aceh yang bisa bersaing dengan daerah lain.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Gayo Lues, Hj.Hartati Amru menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan acara Jambore Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Kabupaten Gayo Lues sesuai dengan surat keputusan ketua pengerak PKK kabupaten Gayo Lues no 136.11 November 2019.

Tujuan jambore kader PKK antar kader PKK Kabupaten Gayo Lues untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera serta meningkatkan wawasan pengetahuan tentang 10 program pokok PKK.

Hartati menerangkan, setelah pembukaan jambore kader PKK di Kabupaten Gayo Lues ini, para peserta akan menuju ke Kampung Ulun Tanoh, Kecaman Kute Panjang untuk melihat Rumah Gizi, Rumah Dataku, Kampung Puskesmas dan Sekolah Ramah Anak sekaligus penanam perdana bunga oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh, Dyah Erti Idawati. (Jasvira)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER