Beranda Laporan Khusus Ini Kegiatan Disnakermobduk Aceh untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja di Bidang Pengelasan

Ini Kegiatan Disnakermobduk Aceh untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja di Bidang Pengelasan

BERBAGI
Penutupan Pelatihan Kejuruan Teknik Pengelasan di BLK Kota Banda Aceh, Jumat (26/11/2021). (Foto/Ist)

Teknisi pengelasan selalu dibutuhkan pasar, baik di perkantoran, industri otomotif, perkapalan, industri perabotan mau pun perumahan

————————-

Perkembangan bisnis di bidang pengelasan memang cukup pesat seiring dengan meningkatnya permintaan jasa las besi dan logam dewasa ini.

Ada banyak hal yang melatari meningkatnya permintaan dari pasar untuk jasa las, dan itulah yang membuat usaha pengelasan terus hidup dan berkembang bahkan bisa menjadi sangat menjanjikan.

Jasa las pada dasarnya adalah jasa menyambung besi dan logam supaya lekat melalui proses pembakaran dan pemanasan.

Ada banyak sekali produk yang membutuhkan proses pengelasan untuk menghasilkan produk sempurna. Kebanyakan memang terkait dengan konstruksi tetapi sebagian lain juga terkait dengan industri, otomotif, perkapalan, perabotan dan sebagainya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Erwin Ferdinasyah, menyebutkan, masyarakat khususnya tenaga kerja dan calon tenaga kerja harus meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, dan etos kerja.

Erwin menyebutkan, dalam menghadapi era Industri 4.0, semua harus meningkatkan kompetensi kerja di bidangnya masing-masing, terutama dalam upaya mendorong tercapainya visi-misi Aceh Hebat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Erwin Ferdinasyah. (Foto/Ist)

Erwin yang juga menjabat sebagai Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakermobduk Aceh, ini mengatakan, terkait dengan hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, menyelenggarakan berbagai pelatihan, salah satunya pelatihan kejuruan pengelasan.

Terkait dengan peningkatan kompetensi para tenaga kerja atau calon tenaga kerja, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh Disnakermobduk Aceh selama ini. Apalagi semua upaya itu dilakukan untuk menuju Aceh Hebat dan Bermartabat.

Bahkan saat ini, kata Gubernur Nova, sudah banyak warga asal Aceh yang kini bekerja di beberapa perusahaan di luar negeri. Semua itu karena mereka memiliki kompetensi dan memiliki daya saing yang mumpuni di dunia kerja.

Sementara itu Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakermobduk Aceh, Aswar, mengatakan kebutuhan teknisi pengelasan selalu dibutuhkan pasar, baik di perkantoran maupun perumahan.

“Pengembangan karir di bidang pengelasan ini semakin berkembang dan merupakan bidang usaha yang menjanjikan,” kata Aswar saat menutup Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Pengelasan di BLK Kota Banda Aceh, Jumat (26/11/2021).

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan sebanyak 240 JPL (jam pelajaran) atau selama 36 hari mulai dari tanggal 11 Oktober sampai 22 November 2021.

“Saat ini di Banten sudah dikembangkan teknik pengelasan under water. Ini menandakan bahwa teknik pengelasan sudah sangat maju,” papar Aswar.

Tingkatkan Kompetensi

Aswar meminta kepada peserta, usai pelatihan agar tidak lupa kepada instruktur yang telah memberikan ilmu dan terus berkolaborasi dengan instruktur demi meningkatkan softskill. (keterampilan umum atau keterampilan inti).

“Lakukan kolaborasi dengan instruktur untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Ingatlah setiap usaha atau ikhtiar yang kita lakukan akan ada manfaatnya, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil,” lanjut Aswar.

Aswar juga mengharapkan agar setelah bekerja nanti, alumni pelatihan pengelasan ini dapat mengutamakan pelayanan kepada konsumen seperti menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai kesepakatan awal.

Pandemi COVID-19 sangat memengaruhi tersedianya lapangan pekerjaan, Disnakermobduk Aceh tetap mencari solusi agar masyarakat tetap kreatif dan bisa membuka lapangan pekerjaan tanpa ketergantungan dengan perusahaan lain.

Pelatihan yang dilakukan selama 26 hari berbasis kompetensi kejuruan teknik pengelasan ini, kata Aswar, mampu menghasilkan 20 orang teknisi pengelasan.

Di mana 20 orang yang dilatih tersebut siap bekerja di dunia usaha maupun di dunia industri berkat pelatihan yang dilaksanakan Disnakertrans Mobduk Aceh dalam menyiapkan SDM berbasis pengetahuan dan keahlian

“Sektor ketenagakerjaan akan mempersiapkan calon tenaga kerja berbasis pengetahuan dan keahlian sesuai dengan permintaan pasar kerja (dunia usaha dan dunia industri) dalam negeri bahkan luar negeri,” kata Aswar beberapa waktu lalu.

Aswar menyebutkan, Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh akan fokus melaksanakan program pembangunan ketenagakerjaan yang mengacu kepada rencana strategis ketenagakerjaan dari 2017 sampai 2022. Tentu semua itu dilakukan untuk mencukung visi Aceh Hebat yang diprogramkan oleh Gubernur Aceh.

Di antaranya, kata Aswar, membuat pelatihan desain grafis, pengelasan untuk kebutuhan industri, web developer, juru ukur, barista, start up bisnis, serta pelatihan bahasa Inggris bagi calon pekerja ke luar negeri, dan lain-lain.

Tujuan dari pelatihan itu semua, ucap Aswar, ingin melaksanakan peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja untuk memasuki pasar tenaga kerja lokal, nasional dan internasional. (adv)