Beranda Disbudpar Aceh Aceh Juara Umum API Award 2021, Banda Aceh Tuan Rumah 2022

Aceh Juara Umum API Award 2021, Banda Aceh Tuan Rumah 2022

BERBAGI
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh, Dyah Erti Idawati, yang juga ketua Dekranasda Aceh, saat menerima piala juara umum API Award 2021 untuk Provinsi Aceh. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Provinsi Aceh sukses meraih juara umum Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021. Sedangkan Kota Banda Aceh ditetapkan menjadi tuan rumah pelaksanaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award Tahun 2022.

Pengumuman pemenang API Award 2021 ini berlangsung pada malam puncak penganugerahan di Stable Berkuda Sekayu, Musi Banyuasin Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa malam (30/11/2021).

Piala penghargaan juara umum diserahkan oleh Direktur Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kemenhumham RI, Nofli, kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh, Dyah Erti Idawati, yang juga ketua Dekranasda Aceh.

Ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diikuti oleh kabupaten/kota di seluruh Indonesia, bertujuan mendorong peran serta berbagai pihak, terutama pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata di daerahnya masing-masing.

Pihak penyelenggara dari Ayo Jalan-Jalan, Anugerah Pesona Indonesia, Wonderful Indonesia mengumumkan pemenang berdasarkan hasil perolehan suara (vote) per kategori dari seluruh channel vote (SMS, YouTube, Instagram).

Ratusan undangan hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka adalah peserta yang masuk tiga besar juara dari 18 kategori API Award 2021. Hadir juga para bupati dan Dinas Pariwisata dari seluruh kabupaten juara API Award, beserta tamu dari Kementerian Pariwisata, Kemekumham, Kemendagri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparektraf) RI, Sandiaga Uno, dalam sambutan virtualnya menyampaikan, API merupakan acara tahunan sebagai upaya membangkitkan apresiasi kepada masyarakat, untuk mendorong peran memajukan promosi pariwisata Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ajang promosi daya tarik wisata daerah, yang nantinya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kata dia, penyelenggaraan kegiatan pariwisata harus mengedapankan inovasi adaptasi dan kolaborasi. Hal itu diyakini jadi kunci kesuksesan di tengah pandemi.

“Saya berharap API 2021 dapat membangkitkan sektor pariwisata untuk maju, ekonomi bangkit,” ujarnya.

Sementara Chairman of API, Hiro Kristianto mengatakan, pihaknya menyambut juara baru yakni Aceh sebagai daerah yang menyumbang pemenang terbanyak di ajang API ini.

Terus Mendorong Inovasi Destinasi Wisata

Usai menerima langsung piala juara umum API Award 2021 untuk Provinsi Aceh, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Dyah Erti Idawati yang juga istri Gubernur Aceh, mengaku bangga dan senang dengan apresiasi pemerintah dan seluruh masyarakat terhadap pariwisata di Aceh.

Dyah berharap keberhasilan Aceh memenangkan API tahun ini, menjadi motivasi kepada seluruh instansi dan para pelaku pariwisata, dalam meningkatkan sinergi dan kerja sama untuk mendorong pengembangan destinasi dan promosi pariwisata di Aceh.

“Prestasi yang membanggakan ini harus terus ditingkatkan,” ujar Dyah Erti.

Dyah Erti yang didampingi Duta Wisata Indonesia 2021, Muhammad Akkral dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut, juga berpesan kepada seluruh Dekranasda kabupaten/kota, untuk memanfaatkan momentum prestasi API ini sebagai kebangkitan industri kreatif dan kerajinan Aceh ke depan.

“Kita juga harus jeli melihat peluang kerajinan rakyat dalam mendorong suksesnya program pariwisata Aceh. Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada kabupaten/kota yang telah mengharumkan nama Aceh. Semoga prestasi yang diraih dapat lebih ditingkatkan di masa depan. Kita secara bersama-sama akan terus berbenah diri guna mencapai hasil yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” sebutnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan, dengan dinobatkan Aceh sebagai juara umum berkat kolaborasi strategi dan upaya promosi dengan beragam inovasi yang telah dilakukan selama ini.

“Kami mengapresiasi kerja keras pemerintah kabupaten/kota, komunitas dan masyarakat untuk mewujudkan Aceh menjadi juara umum API Award 2021,” pungkasnya.

Dari 12 nominasi yang berhasil masuk dalam ajang API Award 2021 ini, Provinsi Aceh berhasil mendapatkan 8 kategori pemenang API Award 2021. Berikut rinciannya:

Dalam kategori minuman tradisional, Kopi Khop dari Aceh Barat berhasil meraih juara 3 dengan perolehan suara sebanyak 13,32 persen.

Kategori promosi pariwisata digital terbaik yaitu akun Instagram @Exploregayo dari Kabupaten Aceh tengah berhasil meraih juara 2 dengan perolehan suara 24,38 persen. Akun instagram @explore_gayo ini bertujuan untuk memperkenalkan wisata di Dataran Tinggi Gayo.

Kategori brand pariwisata, Charming Banda Aceh meraih juara 1 dengan perolehan suara 67, 06 persen. Brand Charming Banda Aceh sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan kepada masyarakat baik nusantara maupun mancanegara terkait pariwisata di Kota Banda Aceh.

Kategori ekowisata, Ujung Tamiang dari Kabupaten Aceh Tamiang meraih Juara 2 dengan perolehan suara 28,06 persen. Ujung Tamiang, sejatinya sebuah kawasan pesisir yang diplot menjadi pusat konservasi tuntong laut sejak 2012. Posisinya yang berada di pertemuan air laut dengan sungai menciptakan eksotisme yang begitu kental.

Kateori Dararan Tinggi, Puncak Sigantang Sira di Kabupaten Aceh Selatan berhasil meraih Juara 1 dengan perolehan nilai 52,63 persen. Puncak Sigantang Sira juga dinobatkan sebagai Best Favorite Tourism dalam API Award 2021.

Puncak Sigantang Sira memiliki konsep agroekoeduwisata, yakni daerah wisata yang berbasis aktivitas pertanian, memenuhi kaedah pelestarian lingkungan dan menjadi kawasan riset untuk kepentingan pendidikan dan pengembangan tehnologi dan inovasi serta bermanfaat bagi masyarakat.

Kategori Festival Pariwisata, Festival Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil pun meraih Juara 1 dengan perolehan suara 72,07 persen.

Festival Pulau Banyak merupakan agenda tahunan di Kabupaten Aceh Singkil. Ada banyak kegiatan yang ditampilkan dalam ajang festival tersebut. Di antaranya Festival Seni Budaya, Lomba Foto, Fun Surfing, Fishing, Hopping Island, Camping 100 Tenda, Festival Kuliner yang memanfaatkan sumber daya alam khas dari Aceh Singkil sendiri seperti lobster, kepiting saos Padang, Roti Jalo, Sate Lokan dan masih banyak lagi.

Sementara itu Kategori Destinasi Kreatif, Anjunga Tapak Tuan Tapa Kabupaten Aceh Selatan meraih Juara 1 dengan perolehan suara 32,49 persen.

Anjungan Tapak Tuan Tapa yang terletak di Bukit Gunung Lampu, Gampong Pasal, Kecamatan Tapaktuan, merupakan spot wisata baru yang dibangun oleh Pemerintah Aceh Selatan tahun 2020. Sejak diresmikan tahun 2020 Anjungan Tapak Tuan Tapa sudah viral dan mendapat perhatian di kalangan masyarakat. (Cut Nauval Dafistri)