Sabtu, Juli 20, 2024
Google search engine
BerandaHubungkan Medan-Aceh, Jokowi Resmikan Tol Binjai-Stabat-Langsa

Hubungkan Medan-Aceh, Jokowi Resmikan Tol Binjai-Stabat-Langsa

Medan (Waspada Aceh) – Presiden Jokowi meresmikan operasional Jalan Tol Binjai-Langsa seksi 1 Binjai-Stabat sepanjang 11,8 Km, Jumat (4/2/2022). Jalan tol yang diresmikan Jokowi ini bagian dari tol Trans Sumatera menyambungkan Lampung ke Aceh.

Jokowi menjelaskan, pembangunan tol ini untuk untuk membantu akses ke kawasan wisata Bukit Lawang Ecotourist Bahorok, kawasan wisata Tangkahan, dan kawasan wisata rohani Tuan Guru Babussalam di Kabupaten Langkat. Termasuk pengembangan sektor pertanian, perikanan dan perkebunan.

“Alhamdulillah hari ini ruas jalan tol Binjai-Langsa, seksi 1 Binjai-Stabat sepanjang 11,8 Km telah siap dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran konektivitas,” kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, ruas jalan tol ini merupakan bagian dari jalan tol Binjai-Langsa sepanjang 131 Km. Jika sudah rampung seluruhnya jalan tol ini akan menghubungkan Provinsi Sumatra Utara dengan Provinsi Aceh juga menjadi bagian dari jalan tol Trans Sumatera yang akan menyambung dari Lampung sampai ke Aceh.

Kata Jokowi, jalan nasional yang tersambung antar provinsi akan menghubungkan sentra-sentra produksi daerah yang memiliki potensi besar. Hal itu akan membuka peluang usaha baru terutama yang berada di sekitar jalan tol.

“Tadi pagi baru saja saya melihat sentra produksi jeruk di Kabupaten Karo. Kalau jalan tol ini dihubungkan dengan sentra-sentra produksi seperti itu, dihubungkan dengan kawasan pariwisata, dihubungkan dengan kawasan pertanian,” ujarnya.

Presiden juga menilai, bila akses jalan lancar bahkan sampai ke desa, maka harga komoditas pertanian seperti jeruk akan sangat kompetitif. Dia berani menjamin harganya tidak akan kalah dibandingkan dengan harga impor.

Sedangkan tol seksi 2 Stabat-Tanjung Pura sepanjang 26,7 Km, saat ini masih konstruksi. Penguasaan lahan 43,3%, konstruksi 50,3% diperkirakan siap operasi Februari 2023. Begitu juga untuk ruas tol seksi 3 Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 9 Km, lahan 23,7%, konstruksi 9,4% diperkirakan siap operasi Februari 2023.

Ruas tol seksi 4 Pangkalan Brandan-Kuwala Simpang (Aceh) sepanjang 44,2 Km, lahan 1,1%, kontruksi 0,0% dan diperkirakan operasi Februari 2024. Begitu juga ruas tol seksi 5 Kuwala Simpang – Langsa yang masih konstruksi dan diprogramkan operasi Februari 2024.

Data teknis pembangunan tol Binjai – Langsa, memiliki total panjang 131 Km dengan 3 lokasi tempat istirahat (rest area) tipe A, yakni di ruas tol Stabat, Pangkalan Brandan dan ruas tol Kuala Simpang.

Serta memiliki 5 Simpang Susun (SS), yakni SS Stabat, SS Tanjung Pura, SS Pangkalan Brandan, SS Kuala Simpang dan SS Langsa dengan biaya investasi Rp23,4 triliun, dan biaya konstruksi Rp16,7 triliun.

Pendanaan pengadaan lahan oleh LMAN (per 31 Januari 2022) Trans Sumatera Rp11,42 triliun sedangkan tol Binjai-Langsa Rp650 miliar. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER