Kamis, April 18, 2024
Google search engine
BerandaAcehDisdikbud Agara Susun Modul Adat Budaya Sebagai Kurikulum Mulok

Disdikbud Agara Susun Modul Adat Budaya Sebagai Kurikulum Mulok

Kutacane (Waspada Aceh) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, menggelar penyusunan modul tentang adat dudaya suku Alas sebagai kurikulum muatan lokal (mulok).

Penyusunan modul tersebut melibatkan Majelis Adat Aceh (MAA) setempat, tokoh masyarakat, kepala sekolah dan tim penyusun draf tersebut. Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (24/10/2020) di Gedung P3G Kutacane.

Kabid Kebudayaan Aceh Tenggara, Andin, mengatakan kepada Waspadaaceh.com, Jumat (23/10/2020), tujuan modul adat budaya Alas, mendekatkan kearifan adat dan budaya lokal kepada siswa/i sejak dini.

Menurut Andin, nilai kearifan lokal jika tidak dijaga dan dipelihara dengan baik, dikhawatirkan secara berangsur-angsur akan mengalami kepunahan. Kata dia, pengaruh globalisasi cukup kuat dan bisa mengikis nilai kearifan lokal. Maka salah satu upaya untuk menjaganya, yakni memberi muatan pada kurikulum sekolah tentang adat budaya lokal ini, ungkapnya.

Andin juga berharap, kehadiran kurikulum mulok ini nantinya bisa mengembangkan potensi anak didik dalam mengenal lebih dekat makna yang terkandung dalam adat budaya tersebut.

Penyusunan draf modul ini akan dirampungkan tahun 2020 ini. Diharapkan nantinya, anak didik yang berasal dari luar daerah Agara akan mengetahui adat dan budaya setempat.

“Hal ini sesuai dengan pepatah, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Mengingat masyarakat di bumi Sepakat Segenep ini dinaungi suku yang beragam,” tuturnya. (Sopian)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER