Beranda Profil Dahlan Jamaluddin, Politisi Muda Aceh Bertalenta, Tokoh Waspada 2021

Dahlan Jamaluddin, Politisi Muda Aceh Bertalenta, Tokoh Waspada 2021

BERBAGI
Wapemred Waspada H.Teruna Jasa Said menyerahkan Anugerah Tokoh Waspada 2021, kategori Politisi Muda Bertalenta kepada Dahlan Jamaluddin, Ketua DPR Aceh, di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara di Medan, Selasa malam (11/01/2022). (Foto/Ist)

Sederet tokoh berpengaruh diapresiasi dan mendapat anugerah Tokoh Waspada 2021, terkait milad 75 tahun media nasional yang terbitan di Medan, Sumatera Utara itu.

Siapa saja mereka? Selain tokoh di Sumatera Utara, dari Nanggroe Aceh, salah seorang tersebut nama H Dahlan Jamaluddin. Kategori tokoh ini pun mentereng: Politisi Muda Bertelenta.

Siapa sebenarnya Dahlan Jamaluddin?

Dahlan ternyata tak pernah berniat menjadi anggota dewan, apalagi Ketua DPR Aceh. Masa kecil dan remajanya lebih banyak dihabiskan di kampung kelahiran di Desa Meuko Kuthang, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Ayahnya seorang pegawai negeri sipil di kantor camat dan ibu sebagai ibu rumah tangga.

Dia menamatkan sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Bandar Dua. Bakat memimpin Dahlan timbul sejak kecil. Misalnya, dia kerap menjadi ketua kelas dan satu kali menjadi wakil ketua organisasi intra sekolah.

Tinggal di daerah basis konflik antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) membuat dia selalu bertanya apa yang sebenarnya terjadi di Aceh, yang kemudian membentuk karakter dan membawa dia ke jalan politik.

Dahlan Jamaluddin foto bersama Pemred Waspada, H.Prabudi Said, usai menerima Anugerah Tokoh Waspada 2021. (Foto/Ist)

Setahun sebelum reformasi, pada 1997, dia melanjutkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Widya Mataram, Yogyakarta.

Dahlan cukup aktif dalam pergerakan ketika menjadi mahasiswa. Dia banyak terlibat dalam sejumlah diskusi dan demonstrasi menuntut Soeharto turun.

Dahlan pernah memimpin organisasi Keluarga Aktivis Mangkubumen, menjadi Dewan Kota Komite Kota Serikat Mahasiswa untuk Kedaulatan Rakyat.

Dahlan Jamaluddin foto bersama Presiden Direktur PT Harian Waspada, anak tertua Alm pendiri Waspada, H.Mohammad Said/Hajj Ani Idrus, di Aula Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumatera Utara di Medan, Selasa (11/01/2022). (Foto/Ist)

Dia juga turut mendirikan Serikat Mahasiswa Indonesia sekaligus memimpin Keluarga Mahasiswa Yogyakarta.
Dahlan memimpin Litbang Taman Pelajar Aceh Yogyakarta dan Solidaritas untuk Aceh.

Ketika Darurat Militer diterapkan untuk Aceh pada 2003, Dahlan hampir setiap hari mengonsolidasikan teman-temannya supaya ikut berdemonstrasi menolak penetapan operasi militer terbesar sepanjang sejarah Indonesia itu.

Dia mempunyai prinsip, masalah Aceh harus diselesaikan dengan cara damai, bukan dengan senjata.

Pada masa itu Dahlan sering bertemu aktivis Aceh yang ‘menyelamatkan diri’ ke Yogyakarta dan Jakarta. Dahlan turut mendirikan Keluarga Aceh Yogyakarta pada 2004.

Sesudah Aceh dilanda tsunami pada 26 Desember 2004 dan perjanjian damai diteken di Helsinki pada 2005, Dahlan pulang ke kampung halaman dan kemudian bergabung dengan Partai Aceh pada 2007.

Dia lalu menjadi wakil sekretaris jenderal sejak 2018 hingga sekarang. Dahlan menjabat Wakil Ketua Umum I Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh. Pada 2014, Dahlan Jamaluddin mencalonkan diri menjadi anggota DPR Aceh, namun tidak terpilih.

Pada 2017, dia masuk ke DPR Aceh lantaran ada penggantian antar waktu. Pada Pemilu tahun 2019 Partai Aceh kembali mengusung dirinya sebagai calon anggota legislatif dari daerah pemilihan Pidie dan Pidie Jaya.

Dia terpilih dan pimpinan partai kemudian memberikan amanah kepada dirinya sebagai Ketua DPR Aceh.

Itulah sosok Dahlan, politisi muda Aceh yang bertelenta. (Aldin Nl)

BERBAGI