Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaAcehBupati Mawardi Ali Tekankan, Perusahaan Wajib Libatkan Pekerja Lokal

Bupati Mawardi Ali Tekankan, Perusahaan Wajib Libatkan Pekerja Lokal

Aceh Besar (Waspada Aceh) – Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, Sabtu (6/7/2019) berkunjung ke PT Indojaya Agrinusa.

Anak perusahaan PT JAPFA Confeed Indonesia (Tbk) ini tengah merampungkan pembangunan pabrik pembibitan ayam broiler dan penetasan telur, di Desa Jawi, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar.

Di sela-sela kunjungannya itu, Mawardi mengaku bersyukur dengan dibangunnya pabrik tersebut di wilayah Aceh Besar. Ia akan mendukung penuh keberlangsungan usaha ini.

“Alhamdulillah, kita mengapresiasi pihak perusahaan karena sudah mau berinvestasi di Aceh Besar, dan akan kita dukung penuh ke depannya,” jelas Mawardi.

Berdirinya perusahaan tersebut, tentu akan menciptakan lapangan kerja. Apalagi, amatan Mawardi, pihak perusahaan telah mempekerjakan 57 orang karyawan yang semuanya berasal dari Aceh Besar.

“Pelibatan pekerja lokal dapat menunjang ekonomi masyarakat sekitar, Alhamdulillah karyawan-karyawan ini sebelumnya telah melalui fit and proper test,” ujar dia.

Berdirinya PT Indojaya diharapkan dapat memancing perusahaan-perusahaan lain untuk ikut berinvestasi di Aceh Besar. Ia menegaskan kepada seluruh calon investor untuk tidak takut berinvestasi di kawasan tersebut.

“Aceh ini aman, tidak ada ribut-ribut, jadi jangan takut untuk berbisnis disini, dan yang sudah pasti Aceh itu nyaman,” ujar Mawardi Ali.

Sementara itu, Novri, Unit Manager PT Indojaya menjelaskan bahwa pembangunan pabrik ini telah direncanakan sejak tahun 2017 lalu, dengan nilai investasi sekitar 150 milyar rupiah.

“Memang sudah kita canangkan sejak 2 tahun lalu, dan mudah-mudahan awal bulan depan (agustus) sudah bisa mulai produksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas PT Indojaya Agrinusa, Kausar menjelaskan bahwa perusahaannya akan menghasilkan sekitar 4,5 juta bibit ayam broiler dalam masa produksi 1 tahun. Pihaknya juga telah menyiapkan segala saran yang dibutuhkan dalam pengolahan limbah agar tidak mencemari lingkungan.

“Setiap minggu, pabrik ini bisa menghasilkan 90.000 bibit ayam, lalu pihak marketing nanti yang akan mendistribusikan ke pembeli,” jelasnya.

“Terkait urusan limbah, kita sudah menyiapkan beberapa sarana sanitasi, juga kolam yang nantinya akan kita treatment dengan memelihara ikan, untuk memastikan bahwa limbah pabrik tidak akan mencemari lingkungan,” jelasnya. (Fuadi)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER