Beranda Aceh Bupati Aceh Jaya akan Mutasi Pejabat yang Kinerjanya Kurang Memuaskan

Bupati Aceh Jaya akan Mutasi Pejabat yang Kinerjanya Kurang Memuaskan

BERBAGI
Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB, menyampaikan sambutan saat penyerahan bantuan Aslureti di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, Rabu (16/12/2020). (Foto/Zammil)

Calang (Waspada Aceh) – Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB, mengatakan akan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja para kepala SKPK dan pejabat pemerintah kabupaten setempat selama tahun 2020.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB, usai menyerahkan bantuan Aslureti di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, Rabu (16/12/2020). Dia menuturkan, dalam birokasi pemerintah ada tim pengawas kinerja kepala SKPK (Satuan Kerja Perangkat Kabupaten) dan pejabat eselon.

“Semuanya akan kita evaluasi, baik kepala dinas maupun pejabat eselon, terkait kinerja. Sejauh mana capaian mereka selama tahun 2020 ini. Sebelumnya, mareka sudah membuat perjanjian kerja,” ujarnya.

Dia menjelaskan, setelah tim pengawas melakukan evaluasi, dalam waktu dekat ini Pemkab Aceh Jaya akan melakukan mutasi terhadap pejabat yang kinerjanya kurang memuaskan.

“Setelah mutasi, para pejabat dilakukan pelantikan pada Januari 2021 mendatang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh Jaya Institute, Maimum Panga, meminta Bupati Aceh Jaya menggeser para kepala SKPK dalam pemerintahan kabupaten setempat yang tidak paham tugas atau tupoksi kerjanya.

“Kita minta bapak Bupati Aceh Jaya menggeser para kepala SKPK yang tidak paham tugasnya,” Ujar Maimun melalui rilis yang diterima Waspadaaceh.com, Senin (7/12/2020).

Menurut Maimun, sebagai satuan pelaksana di masing-masing dinas, idealnya para pejabat itu tidak harus menunggu perintah bupati. Sebab, kepala SKPK merupakan entitas pemerintahan yang bertanggung jawab melaksanakan tugas kepemerintahan sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Kepala SKPK itu adalah wajah kepala pemerintahan, kalau para kepala SKPK itu tidak becus bekerja tentu sangat berefek jelek terhadap kinerja bupati” ujar Maimun.

“Kami pikir bapak bupati sangat paham. Kita percaya, beliau akan menindak tegas kepala SKPK yang seperti televisi, tunggu diremot,” lanjutnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua LSM Kita Peduli, Abdo Rani. Ia mengungkapkan, kepala dinas yang tidak paham tugas kerja selayaknya meminta dibebaskan tugaskan ke Korpri. (Zammil)

BERBAGI