Beranda Aceh BSI Sebut Aceh Role Model dalam Pengembangan Perbankan Syariah

BSI Sebut Aceh Role Model dalam Pengembangan Perbankan Syariah

BERBAGI

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Bank Syariah Indonesia optimis bahwa keberadaan ekonomi syariah menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi nasional.

Chief of Economist PT. Bank Syariah Indonesia Tbk, Banjaran Surya Indrastomo menyampaikan bahwa berdasarkan data OJK 2021, perbankan syariah di Aceh memiliki share 8% terhadap total nilai industri perbankan syariah nasional.

Untuk Aceh sendiri aset perbankan syariah mencapai Rp48,90 triliun (share 8,08%), dana pihak ketiga Rp36,25 triliun (share 7,67%) dan pembiayaan Rp29,65 triliun (share 7,48%), kata Banjaran di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Selasa (15/6/2021).

Adapun sektor unggulan di wilayah Aceh, katanya, meliputi pertanian, kehutanan, perikanan. Selanjutnya pengadaan listrik, gas, air, pengolahan sampah, limbah, daur ulang, real estate dan jasa perusahaan, jasa pendidikan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

Banjaran menambahkan, ekonomi Aceh pada kuartal 2 tahun 2021 ini diperkirakan dapat tumbuh sampai 2,30%, sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional.

“Stimulus pemerintah mulai dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), DP Pembiayaan KPR 0%, Insentif Pariwisata, serta relaksasi restrukturisasi nasabah terdampak COVID-19 menjadi driving faktor pertumbuhan ekonomi di Aceh,” ujar Banjaran.

Dalam kesempatan ini juga, Bank Syariah Indonesia mendukung dan meresmikan Kopi Darat Gerakan Anak Muda Untuk Ekonomi Syariah (KOPDAR gaMEs), yang diresmikan oleh Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) dan komunitas penggiat ekonomi syariah bernama Rabu Hijrah.

Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Arief Rosyid Hasan mengataka bahwa Aceh sebagai role model dalam mengembangkan perekonomian berbasis syariah.

“Masyarakat Aceh sebagai role model penerapan Qanun Aceh merupakan masyarakat yang visioner sehingga harapannya Aceh dapat menjadi daerah strategis dan maju dalam penerapan ekonomi syariah. Didukung dengan pemerintah daerah serta pemuda-pemuda yang mengedepankan prinsip syariah,” tutur Arief. (Cut nauval dafistri)

BERBAGI