Banda Aceh (Waspada Aceh)– BPJS Ketenagakerjaan memperkuat kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi sekitar 20.000 Agen BSI di Aceh. Kolaborasi ini juga diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan hingga ke daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Agen BSI se-Provinsi Aceh yang berlangsung di Ballroom Landmark BSI, Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan itu dihadiri Deputi Direktur Kepesertaan Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Mintje Wattu, Asisten Deputi Manajemen Keagenan Agus Dwi Fitriyanto, Wakil Wilayah Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Arvino, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Aziz Muslim, serta jajaran BSI, di antaranya Senior Vice President Alternative Channel & Government Project Group Gunawan Arief Hartoyo dan Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan.
Deputi Direktur Kepesertaan Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, Mintje Wattu, mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Kami mendukung penuh kemudahan bagi Agen BSI maupun penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi ini akan memberikan manfaat bagi BSI, Agen BSI, BPJS Ketenagakerjaan, serta seluruh pekerja di Provinsi Aceh,” kata Mintje.
Sementara itu, Senior Vice President Alternative Channel & Government Project Group BSI, Gunawan Arief Hartoyo, mengatakan Agen BSI akan dioptimalkan tidak hanya sebagai perpanjangan layanan perbankan, tetapi juga sebagai kanal edukasi dan literasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut dia, jaringan Agen BSI juga akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran kepesertaan maupun pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh, Aziz Muslim, menilai sinergi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas perlindungan kepada pekerja, termasuk pelaku usaha mikro, pekerja informal, hingga masyarakat di wilayah yang belum terjangkau layanan secara langsung.
“Melalui kolaborasi dengan BSI, kami ingin menghadirkan layanan BPJS Ketenagakerjaan yang semakin mudah diakses masyarakat. Kehadiran ribuan Agen BSI di berbagai daerah akan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, memfasilitasi pendaftaran, serta pembayaran iuran sehingga semakin banyak pekerja di Aceh yang terlindungi,” ujar Aziz.
Ia berharap kerja sama tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memperluas kepesertaan sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi, produktif, dan sejahtera.
Melalui kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan dan BSI menargetkan perluasan cakupan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Aceh. Selain mempermudah akses layanan, sinergi kedua lembaga itu diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja serta mendukung pembangunan ekonomi daerah yang lebih inklusif. (*)



