Jumat, Mei 3, 2024
Google search engine
BerandaBocah 4 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Krueng Cut Lam Cot

Bocah 4 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Krueng Cut Lam Cot

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Muhammad Ammar Qais, 4 tahun, warga Gampong Lam Cot, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, ditemukan meninggal di sungai Krueng Cut, Lam Cut, Banda Aceh, Kamis malam (14/7/2022).

“Bocah Muhammad Amar Qais ditemukan meninggal dunia di sungai Krueng Cut, Gampong Lam Cot, Mukim Lamjampok, Kecamatan Ingin Jaya, sekitar pukul 21.00 WIB,” ucap Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kapolsek Ingin Jaya, Ipda Adlin, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/7/2022).

Diduga bocah malang tersebut meninggal tenggelam, setelah sebelumnya dilaporkan oleh neneknya, korban pergi tanpa memberitahunya.

Dari keterangan saksi, terang Ipda Adlin, Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 18.00 WIB, korban pergi ke sungai Krueng Cut, Gampong Lam Cot hendak bermain dan mandi. Korban yang sampai di sungai tanpa sepengetahuan neneknya itu, langsung membuka baju dan meletakkan di pinggir sungai.

“Korban pun langsung mandi, hingga dilaporkan hilang,” katanya.

Lalu, sekitar pukul 19.00 WIB, kata Adlin, nenek korban mulai risau dan mencari tahu keberadaan cucunya. Bahkan, nenek korban bertanya kepada warga sekitar di mana keberadaan cucunya itu sekaligus meminta bantuan untuk mencarinya.

Pencarian bocah malang itu pun mulai dilakukan, sehingga ditemukan baju di pinggir sungai. Kemudian sekitar pukul 20.30 WIB, warga Gampong Lam Cot, bersama-sama menyisir dan turun ke sungai dipandu oleh Keuchik Gampong Lam Cot, Abdul Hadi.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, korban ditemukan oleh para saksi dalam keadaan sudah meninggal dunia, dengan posisi korban tertutup rumput di pinggir sungai,” kata Ipda Adlin.

Selanjutnya saksi beserta warga langsung mengevakuasi dan mengembalikan ke rumah nenek korban. Selama ini, korban tinggal bersama nenek dan kakeknya di Gampong Lam Cot. Karena, kedua orang tua korban sudah berpisah selama kurang lebih 2 tahun.

“Ayahnya sendiri tinggal di Batoh dan ibu korban di Sabang,” terang Kapolsek Ingin Jaya ini.

Atas kejadian tersebut, lanjut Adlin, pihak keluarga sudah menerima musibah itu dengan ikhlas, sehingga menolak untuk divisum dan dioutopsi, dengan diperkuat surat pernyataan dari keluarga korban. (Kia Rukiah)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER