Kamis, Juni 20, 2024
Google search engine
BerandaTulisan FeatureBerkat TMMD di Aceh Selatan, Nek Rusna dan Husen Bisa Tersenyum

Berkat TMMD di Aceh Selatan, Nek Rusna dan Husen Bisa Tersenyum

Tapaktuan (Waspada Aceh)-Nek Rusna, 70, warga Malaka dan Husen, 66, warga Jampo Papen, Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, tampak tersenyum saat melihat rumahnya yang sedang dibangun.

Husen, 66, saat ditemui Waspadaaceh.com, Sabtu (17/02/2019) di Desa Jambo Papen, Manggamat, mengatakan, sebelumnya rumah yang dia tinggalin itu sangat memprihatinkan. Kondisi atapnya bocor, kayunya rapuh dan mirisnya lagi, sebagian dinding ditempel karton.

“Seumur hidup, saya belum pernah merasa dibantu. Baru kali ini dibantu oleh Dandim Aceh Selatan. Saya ucapkan terima kasih, jasa ini tak mampu kami balas,” ucapnya  dengan wajah terharu.

Selama ini, lanjut Husen, dia hidup sendiri di rumahnya, dengan atap yang bocor. Dia tetap bertahan dengan penuh kesebaran. Pekerjaan keseharian membuat jala ikan untuk dijual.

Di sisi lain, Nek Rusna, 70, mimpinya untuk memperbaiki rumah agar lebih aman ditempati sudah terwujud. Telah lama ia bermimpi, meski dengan kondisinya tak mungkin mampu mewujudkannya. Sementara seorang anak Nek Rusna, dalam keadaan lumpuh.

Akhirnya, mimpi Nek Rusna akan segera terwujud. Melalui program TMMD yang sedang dilaksanakan oleh prajurit TNI Aceh Selatan, rumah Nek Rusna akan menjalani perbaikan dan layak ditempati.

Rumah Nek Rusna, sebelumya berukuran 3×3 meter dengan dinding belahan bambu, terletak di Gampong Malaka, Kecamatan Kluet Tengah.

Sabtu 16 Februari 2019, nenek yang berusia setangah abad lebih itu menyaksikan rumahnya dirobohkan. Dia senang karena setelahnya, prajurit TNI akan membangun rumahnya kembali menjadi lebih baik dan layak.

Berkali-kali dia mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0107/Asel R. Sulistiya Herlambang yang datang mendekatinya. Nenek itu tak menyangka rejeki itu datang menghampirinya.

“Alhamdulillah ya Allah sudah memberi rejekinya kepada saya melalui TNI. Mudah-mudahan bapak-bapak ini panjang umur dan rejeki melimpah,” kata nek Rusna dalam bahasa daerah Kluet.

Sematara itu, Dandim 0107/Asel R. Sulistiya Herlambang mengatakan, TMMD ke 104 ini selain membuka akses jalan, TNI juga membangun 4 unit rumah kaum duafa yang tidak layak huni. Sepeti rumah Husen dan Rusna serta 2 rumah warga lainnya.

“Beliau berdua sudah berumur tua,  pak Husen misalnya, istri sudah tak ada dan secara ekonomi tidak mampu,” jelasnya.

Sasaran rumah yang dipilih untuk dibangun, terangnya, adalah dalam rangka menyejahterakan masyarakat setempat untuk mendapatkan rumah layak huni seperti masyarkat lainnya.

“Harapan saya, mereka hidup lebih layak. Kita sudah lihat rumah itu tidak layak huni, bisa menimbulkan penyakit dan lingkungan rumah itu tidak mendukung untuk kesehatan,” tandas Dandim.(Faisal)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER