Banda Aceh Zona Oranye, Suasana Malam Sepi

    BERBAGI
    Banda Aceh (Waspada Aceh) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh meminta kepada warga agar mematuhi Instruksi Wali Kota (Inwal) Banda Aceh nomor 10 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan hal itu berdasarkan hasil saran, usul dan keputusan bersama dalam rapat rutin Forkopimda secara virtual Rabu ( 21/7/2021). Dalam Inwal tersebut di antaranya menyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Diperketat di Kota Banda Aceh, yakni bagi usaha warung kopi, restoran, hingga pusat perbelanjaan untuk menutup usahanya pada jam 21.00 WIB. Selanjutnya, katanya, terkait layanan pesan-antar (take away) boleh dilayani hingga pukul 22.00 WIB. Khusus untuk restoran yang hanya melayani pesan-antar dapat beroperasi selama 24 jam. "Berdasarkan data yang bersumber dari peta resiko di laman resmi covid19.go.id. Saat ini tingkat penyebaran COVID-19 di Banda Aceh kembali menurun. Banda Aceh yang sebelumnya berada di zona resiko merah (tinggi) kini kembali pada zona orange, atau zona dengan resiko penularan sedang," kata Aminullah sebagaimana dikutip melalui situs resmi Wali Kota Banda Aceh. Pantauan Waspadaaceh.com, suasana Kota Banda Aceh sendiri hingga Rabu malam pukul 21:30 WIB, tampak sepi. Jalanan lengan, warung-warung dan pedagang kuliner sudah mulai menutup usahanya. Suara takbir masih terdengar berkumandang dari dalam masjid. Aktivitas petokoan dan pedagang kaki lima (PKL) hanya tinggal beberapa yang bertahan sampai tengah malam. Suasana sepi tersebut ditambah lagi tidak banyak masyarakat yang keluar rumah pada malam hari. Perubahan paling mencolok terjadi di sepanjang Jl T Iskandar Banda Aceh. Biasanya di depan pertokoan berjajar pedagang makanan yang buka hingga menjelang Subuh. Begitupun di Beurawe terutama mall yang juga tutup. Serta kawasan Lamnyong. Aminullah mengingatkan warga agar terus disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) 4M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan usai beraktivitas di luar rumah. (Cut Nauval Dafistri) Wali Kota Banda Aceh Amiah Usman. (Foto/Cut Nauval D) Suasana jalan Banda Aceh di malam hari, Rabu (21/7/2021). (Foto/Cut Nauval Dafistri)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh meminta kepada warga agar mematuhi Instruksi Wali Kota (Inwal) Banda Aceh nomor 10 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM.

    Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan hal itu berdasarkan hasil saran, usul dan keputusan bersama dalam rapat rutin Forkopimda secara virtual Rabu ( 21/7/2021).

    Dalam Inwal tersebut di antaranya menyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Diperketat di Kota Banda Aceh, yakni bagi usaha warung kopi, restoran, hingga pusat perbelanjaan untuk menutup usahanya pada jam 21.00 WIB.

    Selanjutnya, katanya, terkait layanan pesan-antar (take away) boleh dilayani hingga pukul 22.00 WIB. Khusus untuk restoran yang hanya melayani pesan-antar dapat beroperasi selama 24 jam.

    Wali Kota Banda Aceh Amiah Usman. (Foto/Cut Nauval D)

    “Berdasarkan data yang bersumber dari peta resiko di laman resmi covid19.go.id. Saat ini tingkat penyebaran COVID-19 di Banda Aceh kembali menurun. Banda Aceh yang sebelumnya berada di zona resiko merah (tinggi) kini kembali pada zona orange, atau zona dengan resiko penularan sedang,” kata Aminullah sebagaimana dikutip melalui situs resmi Wali Kota Banda Aceh.

    Pantauan Waspadaaceh.com, suasana Kota Banda Aceh sendiri hingga Rabu malam pukul 21:30 WIB, tampak sepi. Jalanan lengan, warung-warung dan pedagang kuliner sudah mulai menutup usahanya. Suara takbir masih terdengar berkumandang dari dalam masjid.

    Aktivitas petokoan dan pedagang kaki lima (PKL) hanya tinggal beberapa yang bertahan sampai tengah malam. Suasana sepi tersebut ditambah lagi tidak banyak masyarakat yang keluar rumah pada malam hari.

    Perubahan paling mencolok terjadi di sepanjang Jl T Iskandar Banda Aceh. Biasanya di depan pertokoan berjajar pedagang makanan yang buka hingga menjelang Subuh. Begitupun di Beurawe terutama mall yang juga tutup. Serta kawasan Lamnyong.

    Aminullah mengingatkan warga agar terus disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) 4M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan usai beraktivitas di luar rumah. (Cut Nauval Dafistri)